Marcella Zalianty Bawa Anak Ke Australia Jalani Pemeriksaan Lanjutan Tumor Otak
Selebriti

Marcella Zalianty akan berlibur ke Bali dan Australia bersama keluarganya sambil memeriksakan kesehatan sang buah hati akibat penyakit tumor otak yang diderita.

WowKeren - Marcella Zalianty sudah semakin jarang tampil di dunia hiburan Tanah Air. Hal ini lantaran kesibukannya sebagai ibu rumah tangga yang mengurus keluarga, terutama karena kondisi anak keduanya yakni Aryton Magali Sastra Soeprapto yang mengidap tumor sejak 2014.

Istri dari Ananda Mikola ini mengaku tengah merencanakan liburan akhir tahun bersama dengan keluarganya. Marcella rupanya bersiap membawa keluarganya untuk berlibur ke Bali dan Australia pada pergantian tahun 2019-2020 mendatang.


Tak hanya berlibur, Marcella rupanya juga berencana melakukan pemeriksaan medis di Australia terkait kondisi terbaru sang anak. Ia mengaku akan pergi ke Australia dahulu untuk melakukan pengobatan lanjutan kepada sang putra kemudian melanjutkan liburan ke Bali bersama.

"Aku rencana pergi insyaAllah tgl 14 liburan ke Australia terus ke Bali," kata Marcella Zalianty saat ditemui di Studio Metro TV, Jakarta Barat pada Minggu (8/12). "Saya kebetulan harus ke dokter di sana untuk anak juga, ada ketemu visit-lah. Ke rumah sakit juga ya sambil liburanlah."

Putri artis senior Tetty Liz Indriati ini menceritakan bagaimana kondisi terkini anaknya. Ia mengaku dapat bernapas lega setelah kondisi Magali berangsur-angsur membaik setelah menjalani berbagai pengobatan selama ini.

"Alhamdulillah baik," ungkap artis "Rectoverso" ini. "Doain aja biar semakin baik terus."

Meski sudah mulai pulih, namun Magali ternyata masih perlu mendapatkan sejumlah perawatan intensif lanjutan agar tumornya tidak kembali tumbuh. Oleh sebab itu, Marcella sebagai seorang ibu terus kekeh mencari pengobatan bagi sang putra bahkan hingga menjadwalkan bertemu dokter anak di Australia.

Marcella mengaku ini kali pertama Magali akan dibawa ke dokter di Australia. Ia menegaskan jika Magali tidak akan melakukan terapi namun hanyalah berkonsultasi serta melakukan sejumlah check-up oleh dokter anak di Australia.

"Bukan terapi tapi konsultasi. Ini baru mau (pertama kali melakukan konsultasi di Australia)," jelas wanita usia 39 tahun ini. "Mungkin akan lama. Sampai 5 Januari lah."

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts