Bos Bukalapak Ahmad Zaky Lengser, Ternyata Ini Alasannya
Nasional

CEO Bukalapak Ahmad Zaky menyerahkan posisi dan kepemimpinannya kepada Rachmat Kaimuddin. Diketahui alasan, lengsernya Ahmad ini demi kemajuan dan perkembangan Bukalapak.

WowKeren - CEO Bukalapak Ahmad Zaky memutuskan untuk mengundurkan diri dari posisinya tersebut. Zaky sendiri merupakan sosok yang membesarkan startup berstatus unicorn tersebut mulai dari nol hingga besar seperti sekarang.

Posisi CEO kini Bukalapak kini telah dipindahkan ke tangan Rachmat Kaimuddin. Diketahui, pergantian pimpinan ini diharapkan untuk membuat Bukalapak menjadi perusahaan unicorn ecommerce yang berkelanjutan.

"Suksesi kepemimpinan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk mempersiapkan Bukalapak memasuki dekade keduanya dan merealisasikan misinya untuk menjadi ecommerce yang berkelanjutan," seperti tertulis dalam siaran pers dilansir CNNIndonesia.

Perubahan pimpinan ini disebutkan sebagai bagian dari rencana jangka panjang yang telah dimulai sejak bulan oktober 2016. Saat itu, Willix Halim ditunjuk sebagai Chief Operating Officer (COO) Bukalapak.


Terjadinya perubahan ini dinilai akan efektif dijalankan pada tanggal 6 Januari 2020 di mana Ahmad Zaky akan melanjutkan fungsinya di perusahaan sebagai Pengawas, Pendiri, Mentor Tech Startup, dan juga pimpinan yayasan yang akan segera diresmikan, Achmad Zaky Foundation.

"Dengan performa bisnis yang baik dan modal yang cukup, kami melihat Rachmat Kaimuddin mampu melanjutkan warisan Achmad Zaky dan bahkan membawa perusahaan ke arah yang lebih baik, bahkan melebihi ekspektasi saat ini."

Sekedar informasi, pemilik nama lengkap Muhammad Rachmat Kaimuddin merupakan seorang leader yang berpengalaman dengan latar belakang pendidikan, Teknik, dan pengalaman bekerja di bidang manajemen keuangan. Di tahun 2018, Rachmat merupakan direktur keuangan dan perencanaan untuk PT Bank Bukopin Tbk.

Rachmat berharap dengan Bukalapak, ia akan mampu bekerja sama untuk memberikan perubahan yang positif bagi bangsa dan masyarakat Indonesia. Saat ini Bukalapak memiliki 70 juta pengguna aktif, lebih dari 5 juta pelapak, dan 2,5 juta mitra.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts