Pegawai PLN Urunan Bayar Pemasangan Listrik Untuk Ribuan Rumah Tangga Miskin
Nasional

Lewat program One Man One Hope (OMOH), pegawai PLN dan anak perusahaan menyumbangkan dana sukarela untuk memberikan bantuan pasang baru listrik secara gratis bagi keluarga tidak mampu.

WowKeren - Sejumlah pegawai PLN dan anak perusahaan menyumbangkan dana sukarela untuk memberikan bantuan pasang baru listrik secara gratis bagi keluarga tidak mampu. Penggalangan dana ini dilakukan dalam program One Man One Hope (OMOH) dengan tujuan membantu keluarga yang tak mampu membayar biaya pasang baru untuk turut menikmati listrik. Donasi ini bisa diperuntukan bagi pasang baru listrik gratis masyarakat tidak mampu maupun pembangunan infrastruktur listrik di daerah tertinggal, terluar dan terdepan (3T).

Program OMOH ini telah berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 5,56 miliar hingga November 2019. Jumlah dana tersebut bisa digunakan untuk membiayai pasang baru listrik daya 450 VA di 7.571 rumah tangga. Sebaran pasang baru listrik tersebut terdiri dari 2.836 rumah tangga di Sumatera, 2.829 rumah tangga di Jawa, 1.374 rumah tangga di Bali dan Nusa Tenggara, 188 rumah tangga di Kalimantan, 205 rumah tangga di Sulawesi, dan 139 rumah tangga di Maluku dan Papua.


Kini, sebanyak 2.380 rumah tangga yang tersebar di seluruh Indonesia telah menikmati listrik hasil program OMOH ini. 5.191 rumah tangga lainnya saat ini masih dalam proses penyambungan./p>

Sementara itu, gerakan sukarela ini merupakan ide seorang pegawai PLN bernama Andre Agusta Rahman. Kala gempa Pidi-Aceh tahun 2016 atau 2 tahun sejak bergabung dengan PLN, Andre melihat banyaknya keluarga tidak mampu yang masih belum bisa menikmati listrik.

Hal ini membuat Andre bertekad untuk memberikan bantuan penyambungan listrik dari kantongnya sendiri minimal 1 rumah tangga per tahunnya. Ide cemerlang Andre ini lantas mendapatkan apresiasi dari Plt Direktur Utama PLN, Sripeni Inten Cahyani.

"Kini gerakan tersebut terus bertumbuh dan semakin banyak menyumbangkan bantuan sambungan listrik gratis bagi warga tidak mampu," terang Sripeni dilansir Kumparan pada Senin (16/12). "Harapan kami melalui gerakan OMOH warga bisa merasakan kehidupan yang lebih baik dengan hadirnya listrik."

Hingga saat ini, rasio elektrifikasi Indonesia telah mencapai 98,8 persen. Program OMOH ini pun menjadi salah satu solusi PLN untuk meningkatkan rasio tersebut.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts