Alasan Harley Quinn Tak Butuh Joker di 'Birds of Prey'
Film

Dalam film solo 'Birds of Prey: And the Fantabulous Emancipation of One Harley Quinn', karakter Harley Quinn memang dikisahkan telah mengakhiri hubungannya dengan Joker.

WowKeren - Si penjahat cantik Harley Quinn siap beraksi dalam film solonya, "Birds of Prey: And the Fantabulous Emancipation of One Harley Quinn". Namun di film ini, karakter yang diperankan oleh Margot Robbie tersebut rupanya tak akan kembali terikat dengan kekasihnya, Joker.

Diketahui, selama ini karakter Harley memang selalu dihubungkan dengan sang Clown Prince of Crime. Namun dalam "Birds of Prey: And the Fantabulous Emancipation of One Harley Quinn", hubungan dua karakter villain ikonik tersebut digambarkan telah kandas.

Bicara soal berakhirnya hubungan antara Harley Quinn dan Joker, belum lama ini sutradara Cathy Yan rupanya turut berkomentar. Sang sutradara bahkan tak segan menjelaskan alasan kenapa Harley tak lagi membutuhkan sosok Joker di film solonya ini.

Dilansir Digital Spy pada Jumat (20/12), Cathy Yan menyebut kalau Joker mau tak mau memang memiliki dampak besar dalam kehidupan Harley. Sehingga mereka pun harus membuat Harley dan Joker berpisah supaya di film solo ini semua orang lebih fokus pada karakter si penjahat cantik tersebut.

"Ini benar-benar cerita tentang Harley, seperti kisah kebanyakan wanita. Dan bagaimana kisah-kisah mereka memiliki kesamaan satu dengan yang lain," katanya. "Jadi ketika judul kami memiliki 'The Emancipation of One Harley Quinn', itulah esensi ceritanya."

"Kami mendapati Harley tanpa Joker sejak awal film, dan lewat cerita dia belajar bahwa dia tak membutuhkan siapa pun kecuali dirinya sendiri. Dia tidak perlu berteman dengan perempuan lain walaupun mereka datang sendiri, dan mereka membebaskan diri sendiri di sepanjang film," tambahnya.


Di sisi lain, "Birds of Prey: And the Fantabulous Emancipation of One Harley Quinn" sendiri sudah mendapatkan rating resmi. MPAA (badan sensor film Amerika Serikat), telah memberikan konfirmasi bahwa film ini akan mendapatkan rating R alias dewasa.

Berdasarkan keterangan MPAA, "Birds of Prey: And the Fantabulous Emancipation of One Harley Quinn" diberi label R-Rated akibat unsur kekerasan dan bahasa yang kasar. Belum lagi adanya beberapa materi seksual, serta penggunaan obat-obatan yang ditampilkan dalam film.

Dalam film ini Harley sendiri dikisahkan cukup stres lantaran ia baru saja mengakhiri hubungannya dengan sang kekasih, Joker. Penjahat cantik ini pun akhirnya memutuskan untuk melanjutkan hidup dengan ditemani beberapa anggota kelompok wanitanya. Bersama-sama, mereka sibuk minum-minum di bar, meledakkan mobil, hingga membunuh orang.

"Birds of Prey: And the Fantabulous Emancipation of One Harley Quinn" akan mengisahkan sosok Harley Quinn bersama dengan kelompoknya, yang terdiri dari Huntress (Mary Elizabeth Winstead), Black Canary (Jurnee Smollett-Bell), Cassandra Cain (Ella Jay Basco) dan Renee Montoya (Rosie Perez). Sementara Ewan McGregor didapuk untuk memerankan sosok villain Black Mask.

Rencananya, "Birds of Prey: And the Fantabulous Emancipation of One Harley Quinn" akan dirilis pada 7 Februari 2020 mendatang.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts