Bos Disney Ternyata Tak Tahu Tom Holland Mabuk Saat Minta Spider-Man Kembali ke MCU
Film

Tom Holland sendiri memang menjadi sosok penting di balik kembalinya Spider-Man ke franchise MCU setelah karakter superhero tersebut sempat hengkang pada bulan Agustus lalu.

WowKeren - Setelah sempat hengkang dari franchise Marvel Cinematic Universe (MCU) pada bulan Agustus lalu, kini rupanya Marvel dan Sony mencapai kesepakatan ulang untuk kembali memboyong karakter Spider-Man. Sony dan Marvel sendiri telah sepakat untuk rujuk dan akan menggarap seri ketiga petualangan Spider-Man di MCU bersama.

Bicara soal kembalinya sang manusia laba-laba ke MCU, tentunya tak lengkap tanpa membahas aktor yang memerankan karakter tersebut, Tom Holland. Belakangan ini, Tom diketahui sebagai sosok di balik rujuknya Marvel dan Sony, sehingga Spider-Man tak jadi hengkang.


Aktor pemeran Peter Parker ini diam-diam mengajukan beberapa permohonan kepada ketua dan CEO Disney, Bob Iger, dan ketua film Sony, Tom Rothman. Permohonan tersebut akhirnya membuahkan hasil, di mana kedua studio kembali mencapai kesepakatan baru.

Namun rupanya, ada cerita lucu yang bisa dibagikan di balik hal ini. Awalnya, Tom Holland mengungkapkan awalnya ia hanya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bob Iger, karena merasa telah diberi kesempatan bergabung dengan MCU.

Bob Iger pun menyambutnya dengan baik, bahkan ia tak segan menelepon Tom beberapa hari kemudian. Namun sayangnya situasinya sedang tak formal karena kala itu Tom tengah menikmati waktu di sebuah pub dan sudah menenggak beberapa gelas alkohol hingga mabuk. Pembicaraan di telepon itu akhirnya berlangsung dengan cukup emosional, karena Tom merasa kariernya di MCU benar-benar berakhir.

Namun nyatanya, Bob Iger justru mengerti keinginan Tom dan akhirnya mempertimbangkan supaya Spider-Man bisa kembali ke MCU. Lucunya, belum lama ini Bob Iger mengungkapkan kalau ia tak tahu jika saat itu Tom tengah mabuk saat berbincang dengannya.

"Aku tidak tahu apakah dia (Tom) mabuk, tapi aku meneleponnya karena aku tahu dia kesal dan dia ingin bicara padaku tentang status Spider-Man," kata sang CEO pada US Weekly. "Dan pada saat aku meneleponnya, dia berada di sebuah pub di, aku kira, London bersama keluarganya, dan dia berkata, 'Jika berisik, aku baru saja keluar dari sebuah pub.'"

"Alasan aku meneleponnya adalah karena aku tahu betapa pentingnya hal itu baginya dan aku tahu betapa pentingnya dia bagi kami. Dia meminta untuk berbicara kepadaku tentang hal itu, untuk mengungkapkan betapa kesalnya dia. Dan karena seberapa besar aku peduli padanya, aku meneleponnya (saat itu)," lanjutnya.

"Dan dia berkata, 'Tolong, tolong.' Dia (memohon) padaku. 'Adakah yang bisa Anda lakukan? Tolong, tolong? Adakah yang bisa Anda lakukan?' Aku berkata, 'Tom, aku akan mencoba'," imbuhnya lagi.

Di sisi lain, film ketiga petualangan Peter Parker di MCU sendiri sudah mendapatkan jadwal tayang yakni 16 Juli 2021 mendatang. Menilik dari jadwal rilis ini, bisa dipastikan bahwa seri lanjutan "Spider-Man: Far From Home" ini akan masuk dalam fase empat MCU.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts