Novel Baswedan Soal Tersangka Penyiraman Air Keras: Dari Awal Saya Tahu
Nasional
Kasus Penyerangan Novel Baswedan

Anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) ditetapkan sebagai tersangka kasus teror penyiraman air keras, penyidik KPK Novel Baswedan mengaku tidak terkejut.

WowKeren - Kasus teror penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan akhirnya masuk ke dalam babak baru. Setelah lebih dari dua tahun tidak ada kejelasan terkait pelaku teror, kepolisian akhirnya berhasil mengungkap dua tersangka yang diduga bertanggung jawab dalam kasus Novel.

Kepolisian telah menetapkan RM dan RB sebagai tersangka teror penyiraman air keras Novel Baswedan. Kedua tersangka disebut merupakan anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) aktif.


Menanggapi penangkapan dua terduga pelaku tersebut, Novel mengatakan dirinya tidak kaget dan sudah mengetahui sejak awal. Ia meyakini jika motif pelaku teror bukanlah karena masalah pribadi terhadapnya. Novel juga meminta agar publik tidak mengomentari dulu kinerja polisi yang berhasil menangkap pelaku teror.

"Dari awal saya tahu, cuma saya yakin ndak mungkin kalau itu masalah pribadi, ndak mungkin itu terkait dendam pribadi," kata Novel saat ditemui di kediamannya Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Sabtu (28/12). "Tapi lebih lanjut penyidik polri yang baru mulai nangkap jangan dikomentari dulu, kasihan dia."

Walau begitu, Novel mengaku jika dirinya sangat mengapresiasi kinerja Bareskrim dan Polda Metro Jaya yang terus berusaha mengungkap kasusnya. Ia berharap agar penanganan kasus pelaku teror tidak hanya berhenti sampai disini dan meminta jajaran Polri untuk bisa objektif dan berpegang pada fakta dalam menangani perkaranya.

"Saya tentunya menghormati proses dari Bareskrim, yang dilakukan oleh Polda Metro," ungkap Novel. "Tapi saya berharap berdasarkan fakta, dengan dasar-dasar objektivitas, jangan kemudian nanti cerita yang lain."

Sebelumnya, Bareskrim yang bekerja sama dengan Korps Brimob berhasil mengamankan dua terduga pelaku pada Kamis (26/12). "Tadi malam kami, tim teknis bekerja sama dengan Kakor Brimob telah mengamankan pelaku yang diduga melakukan penyiraman Saudara NB (Novel Baswedan). Jadi pelaku ada 2 orang inisial RM dan RB. Polri aktif," ujar Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (27/12).

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts