RI-Tiongkok Saling Ngotot Klaim Masing-Masing, Sengketa Natuna Tak Akan Selesai?
Nasional
Cina Langgar ZEE RI

Pasalnya, Tiongkok tidak mau mengakui dasar klaim Indonesia sehingga proses negosiasi akan alot. Hal ini berbeda dengan sengketa antara RI dengan Vietnam beberapa waktu lalu.

WowKeren - Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana menyebut bahwa perseteruan antara pemerintah Republik Indonesia dengan Tiongkok terkait klaim atas Natuna tidak akan pernah usai. Bukan tanpa alasan, pasalnya baik RI maupun Tiongkok sama-sama bersikeras ingin mempertahankan klaim mereka atas Natuna.

Sehingga tak satupun dari keduanya yang mau mengakui klaim lainnya. Di satu sisi, Indonesia mengklaim bahwa Natuna utara merupakan bagian dari Zona Eksklusif Indonesia (ZEE). Adapun klaim ini didukung oleh Konvensi PBB tentang Hukum Laut tahun 1982 atau UNCLOS 1982.


Sementara itu di sisi lainnya, Tiongkok juga kukuh mengakui bahwa pihaknya masih berhak atas sumber daya alam yang ada di Natuna. Penilaian ini berdasarkan sembilan garis putus-putus versi mereka.

Sehingga jika masing- masing pihak tetap berpegang teguh pada masing-masing klaim tanpa ada yang mau mengalah maka tidak akan ada habisnya persengketaan ini "Masalah itu tidak selesai sampai akhir zaman," kata Hikmahanto saat diskusi 'Pantang Keok Hadapi Tiongkok' di Jakarta, Minggu (12/1).

Persengketaan terkait klaim Natuna tak hanya terjadi antara RI dengan Tiongkok. Wilayah yang dianggap kaya akan sumber daya alam tersebut juga pernah diperebutkan dengan Vietnam. Namun kala itu, Vietnam mau mengakui dasar klaim RI sehingga perundingan pun bisa digelar.

Namun sayangnya saat ini, Tiongkok enggan mengakui dasar klaim Indonesia atas Natuna. Sehingga jika sudah seperti ini langkah negosiasi juga akan menjadi alot.

"Tapi kalau dengan Cina bagaimana kita bernegosiasi, kalau kita saja tidak mengakui dasar dari klaim mereka sebaliknya Cina juga tidak akan bernegosiasi," kata Hikmahanto. "Dia tidak mengakui klaim Indonesia."

Bukan hanya dengan RI, garis putus-putus yang diklaim Tiongkok juga bersinggungan dengan negara lainnya. Dengan Filipina, Malaysia, dan Vietnam misalnya. Wilayah yang diklaim Tiongkok sebagai miliknya rupanya juga bersinggungan dengan kedaulatan negara-negara tersebut.

"Tapi dengan Indonesia itu nggak bersinggungan (dengan wilayah kedaulatan) bukan di 12 Mil," lanjut Hikmahanto. "Tapi bersinggungan dengan ZEE (Zona Ekonomi Eksklusif)."

You can share this post!

Related Posts