Pelesetan Nama Kaesang Pangarep Jadi Trending Gara-Gara Mantan Ketua DPR, Kok Bisa?
Nasional

Mantan Ketua DPR RI, Marzuki Alie, mengeluh lewat cuitan di akun Twitter pribadinya. Marzuki mengaku mendapat pesan WhatsApp dari orang yang mengaku sebagai pegawai Kaesang Pangarep.

WowKeren - Pelesetan nama Kaesang Pangarep, yakni "Keasang", tiba-tiba masuk dalam jajaran trending topic Indonesia pada Rabu (15/1) siang. Hal ini rupanya berhubungan dengan mantan Ketua DPR RI, Marzuki Alie.

Lewat akun Twitter pribadinya, Marzuki mengeluh karena ia mendapat pesan WhatsApp dari orang yang mengaku sebagai pegawai Kaesang. Dalam pesan tersebut, Marzuki ditawari ponsel Android untuk pejabat. Marzuki pun merasa terganggu karena barang yang ditawarkan merupakan produk impor yang tidak membayar pajak.


"Saya dihubungi seseorang dari kantor Mas Kaesang, katanya ini perintah Pak @jokowi untuk membeli hp android," cuit Marzuki pada Rabu (15/1). "Saya agak terganggu, karena atas nama presiden, juga impor tidak bayar pajak. Apa benar berita ini, katanya siap dikonfrontir. Kalau produk lokal, saya percaya, tapi ini impor."

Marzuki Alie

Twitter

Cuitan Marzuki tersebut kini telah dihapus, namun tangkapan layarnya telah banyak beredar. Dalam cuitan tersebut, Marzuki juga membagikan tangkapan layar pesan WA yang diterimanya.

Pengirim pesan itu mengaku berasal dari kantor "Mas Keasang". Ia pun menawarkan ponsel Android dengan harga terjangkau karena bebas pajak.

"Mohon maaf, kalau boleh putri nawarin hp android semua merk dan tipe ada dari Khoirunshop.celular, hp android pejabat tapi harga merakyat karena bebas pajak," demikian kutipan pesan WA yang diterima oleh Marzuki. "Dan testimoni dari orang-orang yang sudah order'pun ada, mumpung lagi promo pak."

Keluhan Marzuki tersebut langsung diklarifikasi langsung oleh Kaesang. "Mohon ijin pak, saya gak ada PT yang namanya Khoirun Shop Cellular," jawab Kaesang.

Kaesang

Twitter

Marzuki pun akhirnya menyadari bahwa pesan yang diterimanya merupakan salah satu bentuk penipuan. Marzuki lantas me-mention akun resmi Polri.

"Karena sdh ada klarifikasi dari mas kaesang, maka tweet saya hapus, saya akan laporkan langsung ke polisi lewat twitter ini," balas Marzuki kepada Kaesang. "Semoga @DivHumas_Polri response krn mencemarkan nama presiden. No HP +62 8**-***-***1 nama Putri."

Meski kini sudah dihapus, banyak warganet yang memperbincangkan cuitan Marzuki. Banyak yang menyebut Marzuki kurang cermat karena nama yang dicatut dalam pesan tersebut adalah "Keasang", bukannya Kaesang.

"Kepada bapak Marzuki yang terhormat. Coba dibaca pesannya itu baik-baik pak. Itu jelas tertulis Keasang bukan Kaesang. Hmm," komentar akun @iq***c_. "Dlm WA itu nama nya Keasang..mestinya pak @marzukialie_MA bsa langsung tabayun ke Mas @kaesang jgn diframing begitu," timpal akun @De***06. "Pak itu bukan Kaesang..tapi Keasang..udah pasti nipu nya itu," tambah akun @Ma***14.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts