Khofifah Ingin Jatim Punya LRT, Menhub Sarankan ART yang Lebih Murah
Nasional

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ingin menghadirkan transportasi massal di Gerbang Kertasusila dengan membangun Kereta Lintas Rel Terpadu (LRT).

WowKeren - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ingin menghadirkan transportasi massal di provinsi ini. Ia pun berencana untuk membangun Kereta Lintas Rel Terpadu (LRT).

Sayangnya, investasi untuk membangun LRT ini tidak bisa dikatakan murah. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pun ikut menanggapi rencana tersebut. Menurutnya, Khofifah lebih baik membangun ART alias autonomus rapid transit.


Bukan tanpa alasan, Budi menyarankan hal itu lantaran ART relatif lebih murah dibanding LRT. Budi Karya menjelaskan kendaraan ini berupa kereta berbasis ban bukan rel. Penggunaannya pun bisa jalur layang bisa juga jalur yang berada di daratan.

"Saya beri saran, LRT kan mahal sekali, maka kita akan menggunakan ART," kata Budi di Jakarta Pusat, Kamis (16/1). "Kereta berbasis ban karena kita harapkan ada kombinasi penggunaan elevated dan jalan raya."

Ia pun menyarankan agar Jawa Timur melakukan uji coba terlebih dahulu. Setidaknya membangun ART sepanjang 5-7 km. "Saya minta uji coba kita buat 5 km 7 km dulu. Kalau itu jadi solusi yang baik kita ikuti dengan yang lain," kata Budi.

Sementara itu, alasan Khofifah ingin membangun transportasi massal semacam LRT adalah agar daerah-daerah seperti Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan (Gerbang Kertasusila) bisa tersambung. Sebab, wilayah-wilayah ini merupakan rangkaian daerah industri yang disiapkan konektivitas transportasi umum dalam rangka mengantisipasi pertumbuhan ekonomi di masa depan.

"LRT saya rasa tadi Pak Menhub luar biasa memberikan exercise, apakah yang elevated, apakah yang menggunakan badan jalan, dan seterusnya," kata Khofifah di Jakarta Pusat, Kamis (16/1). "LRT di Gerbang Kertasusila ini yang super prioritas."

You can share this post!

Related Posts