Ketimbang Wisatawan, Kemenparekraf Justru Targetkan Peningkatan Jumlah Devisa
Nasional

Menparekraf Wishnutama mengatakan jika pihaknya tengah memfokuskan untuk meningkatkan jumlah devisa negara ketimbang memperbanyak jumlah wisatawan. Ide ini merupakan ide yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

WowKeren - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) saat ini tengah fokus untuk meningkatkan devisa dari sektor pariwisata. Hal ini disampaika oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama dalam kunjungan kerjanya di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta, Kamis (16/1).

Langkah Kemenparekraf yang lebih fokus untuk meningkatkan devisa negara dibandingkan jumlah wisatawan yang datang ke Indonesia ini disebuta berbeda dan berbanding terbalik dibanding tahun-tahun sebelumnya. "Kalau dulu kita cenderung lebih outbound, mencari minat orang Indonesia mau ke negara mana," ujar Wishnutama. "Kalau sekarang kita harus mencari potensi orang dari luar (negeri) mau ke Indonesia."


Lebih lanjut, ia menjelaskan jika hal ini tak terlepas dari negara-negara tetangga yang telah berhasil mendatangkan devisa dari segi pariwisata. Seperti, Australia yang menghasilkan USD 31 miliar meski jumlah wisatawan yang datang hanya 9 juta orang.

"Australia itu jumlah wisatawannya cuma 9 juta, di bawah Indonesia," terangnya. "Tetapi devisanya yang dihasilkan oleh pariwisata 31 miliar dolar Amerika. Itu yang mesti kita perhatikan."

Oleh karena itu, beberapa strategi kini mulai diterapkan Kemenparekraf untuk menghasilkan devisa lebih besar dari tahun sebelumnya. Salah satunya adalah meningkatkan keamanan, agar wisatawan yang datang ke Indonesia merasa lebih nyaman.

"Kita kan selama 2019 lebih banyak kondisinya (travel advice) kuning dari pada hijau," papar Wishnutama. "Hijau artinya aman, kuning itu artinya hati-hati. Itu juga yang perlu kita pikirkan."

Selain itu, Kemenparekraf juga akan meningkatkan konektivitas dan kapasitas tempat duduk di pesawat agar wisatawan menjadi lebih nyaman saat sampai di Indonesia. Selain itu, beberapa bandara di Indonesia saat ini juga tengah mempercantik diri agar wisatawan menjadi lebih nyaman.

Salah satu bandara yang dimaksud adalah Bandara Internasional Soekarno Hatta. Di mana mereka menawarkan beragam pelayanan spesial yang mungkin saja tak bisa kamu temukan di bandara lain, misalnya, Wi-Fi gratis, layanan imigrasi dengan hanya single tap pada paspor, lounge beristirahat yang nyaman, layanan cek kesehatan, permainan bagi anak, dan masih banyak lagi.

You can share this post!

Related Posts