Lina Eks Istri Sule Diduga Korban Pembunuhan Berencana, Jari-Jari Membiru Picu Kecurigaan?
Selebriti
Mantan Istri Sule Meninggal

Pengacara saksi, Winarno Jati, mengungkap polisi menerapkan dugaan pembunuhan berencana yang tercantum dalam surat panggilan terhadap pihak-pihak terkait.

WowKeren - Polisi hingga kini masih menyelidiki kematian mantan istri Sule, Lina, yang dinilai misterius. Sembari menunggu keluarnya hasil otopsi, polisi memeriksa sekitar 15 saksi terkait meninggalnya Lina.

Yang mengejutkan polisi ternyata menerapkan dugaan pembunuhan berencana dalam kasus meninggalnya Lina. Hal ini diungkap oleh pengacara saksi, Winarno Jati.


"Kemarin kita (para saksi) diperiksa itu sudah tahap penyidikan. Sesuai dengan panggilan penyidikan, panggilan diminta keterangan sebagai saksi atas dugaan tindak pidana pembunuhan berencana dan pembunuhan. Pasal-pasalnya disebutkan 340 dan 338, pada surat panggilan saksi yang tertulis seperti itu," kata Winarno via video Cumicumi.com.

Winarno menambahkan kalau para saksi sempat membahas bagian jari Lina yang kebiru-biruan. Namun sejauh ini belum diketahui pasti penyebabnya.

"Fakta yang disampaikan, di situ tidak menunjukkan bahwa jenazah almarhumah itu ada sesuatu yang lain. Empat orang ibu-ibu yang memandikan hanya melihat saat proses pemotongan kuku, memang jari-jari almarhumah itu menunjukkan kebiru-biruan," seru Winarno. "Untuk secara keseluruhan badan, itu baik badannya. Dan saya sampaikan secara tegas dalam kesempatan habis pemeriksaan juga saya sampaikan tidak menemukan tanda-tanda apa yang dilihat oleh keempat ibu di badannya almarhum. Kan itu (tubuhnya) sempat dibalik."

Sementara itu, adik Lina, Yani, tak mau berburu sangka. Ia menyerahkan semuanya pada polisi.

"Kalo meninggalnya (Lina) karena sakit, ya kami ikhlas. Tapi kalau karena sebab lain, ya, kami serahkan ke pihak berwajib," kata Yani. "Kami tak mau menuduh siapapun, takut terjadi fitnah."

Disisi lain, Teddy suami Lina justru malah membahas harta mendiang istri. Teddy sempat mengungkit soal piutang Lina yang kabarnya belum terselesaikan. Teddy mengakui kalau Lina kerap meminjamkan uang bahkan pada karyawan.

"Banyak utang piutang yang berhubungan dengan karyawan," kata Teddy. "Dulu karyawan Tambun banyak yang pinjam uang buat beli KPR rumah. Satu karyawan ada yang sampai pinjam Rp400 jutaan."

You can share this post!

Related Posts