Wabah Coronavirus Tiongkok Capai Jepang Hingga Thailand, WHO Akui Belum Ada Vaksin
Dunia
Wabah Virus Corona

WHO mengatakan bahwa ketika suatu penyakit atau virus baru muncul maka tentu belum ada vaksin yang mampu mencegahnya melainkan diperlukan pengembangan selama beberapa tahun setelahnya.

WowKeren - Wabah virus misterius yang mulanya muncul di Wuhan, Tiongkok, rupanya menyebar ke kota lainnya. Virus yang teridentifikasi sebagai coronavirus tersebut tak hanya menyebar di Beijing namun juga sudah merambah ke negara tetangga seperti Thailand dan Jepang.

Organisasi kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa sudah ada 139 kasus terkait coronavirus. Virus yang mengakibatkan penyakit pernapasan ini menyebar di Wuhan, Beijing, dan Shenzhen. Adapun jumlah kasus tersebut terjadi selama dua hari terakhir.


Coronavirus berasal dari binatang yang pindah ke manusia dan 80 persen penyakit baru berasal dari zoonosis. Virus ini diketahui masih satu kerabat dengan MERS-CoV dan SARS-CoV. Manusia yang terserang virus ini akan memperlihatkan sejumlah gejala umum seperti demam, batuk, hingga kesulitan bernapas.

Dalam tingkat yang lebih parah, coronavirus bisa menyebabkan pneumonia, gagal ginjal, sindrom pernapasan akut, bahkan hingga kematian. Kabar buruknya lagi, rupanya belum ada vaksin yang mampu mencegah penyebaran virus ini.

Kepala Bagian Epidemologi WHO Maria Van Kerkhove menjelaskan bahwa ketika sebuah penyakit baru muncul maka tentu saja belum ada vaksin yang bisa tersedia. Untuk menghasilkan vaksin yang berguna mencegah penyakit tertentu maka diperlukan pengembangan selama bertahun-tahun.

"Ketika suatu penyakit baru muncul, tentu tidak ada vaksin yang tersedia sebelum ada satu yang dikembangkan," kata Maria. "Butuh beberapa tahun untuk pengembangan vaksin baru."

Oleh sebab itu, yang bisa dilakukan saat ini untuk mencegah tertular virus tersebut adalah dengan menjaga kebersihan dan sanitasi makanan. Mulai dari mencuci tangan dengan sabun, menutup mulut saat bersin dan batuk, hingga memasak daging dan telur hingga matang.

Penyebaran coronavirus tak hanya terjadi dari hewan ke manusia namun juga dari manusia ke manusia. Penularannya bisa terjadi karena melakukan kontak langsung dengan penderita.

"Beberapa (kasus) coronavirus dapat ditularkan dari orang ke orang, biasanya setelah melakukan kontak langsung dengan pasien yang terinfeksi," lanjut Kerkhove. "Misalnya, di tempat kerja rumah tangga, atau pusat perawatan kesehatan."

You can share this post!

Related Posts