Koo Sa Rang Dikritik Pukuli Kucingnya Saat Unboxing Kado Jimin BTS, Orangtua Tuai Hujatan
Selebriti

Maeil Kyungjae melakukan wawancara telepon dengan agensi Koo Sa Rang pada 20 Januari yang mengatakan bahwa situasi ini sangat menakutkan dan tidak menguntungkan.

WowKeren - Aktris cilik Koo Sa Rang yang berkolaborasi dengan BTS (Bangtan Boys) di gelaran SBS Gayo Daejun 2019 menuai kritik menyusul perlakuan kasar kepada kucingnya ketika ia membuka kado kado ulang tahun dari Jimin BTS. Dalam video, ia terlihat melempar, mendorong, dan memukuli kucingnya yang mencoba masuk ke dalam kotak hadiah.

Pada 19 Januari, ibunda Koo Sa Rang memposting permintaan maaf di akun Twitter-nya. Ia menyampaikan bahwa sang putri juga telah merenungkan kesalahannya. Maeil Kyungjae melakukan wawancara telepon dengan agensi Koo Sa Rang pada 20 Januari yang mengatakan bahwa situasi ini "sangat menakutkan dan tidak menguntungkan".


"Dia sekarang berusia 9 tahun. Kata-kata dan kritik keras yang melewati batas terus mengalir ke arah anak yang sangat muda. Dia saat ini merenungkan tindakannya yang ceroboh dan orangtuanya, terutama ibunya, benar-benar patah hati. Video yang menyebar diedit dengan jahat dan reaksi-reaksi begitu parah. Dalam keadaan tak berdaya, anak itu benar-benar terluka karenanya dan itu memprihatinkan," kata agensi.

"Sang ibu mengunggah pernyataan permintaan maaf dan meskipun dia melakukan yang terbaik, dia tidak memiliki kemampuan sehingga dia menderita melalui opini publik yang tak terkendali, masalah yang belum dikonfirmasi menyebar dan dilaporkan secara sensasional. Yang terpenting, anak itu masih sangat muda, kami hanya khawatir. Kami berharap ini diselesaikan melalui kritik sehat yang tidak melewati batas. Aku juga memiliki pemikiran tentang komentar jahat dan komentar agresif yang tidak tahu kapan harus berhenti dan bertanya-tanya apakah ini bisa disebut 'pelecehan anak'. Kami akan melakukan yang terbaik agar anak dapat bertahan dengan sehat menghadapi situasi ini dan menanganinya bersama."

Menyusul permintaan maaf, orangtua Koo Sa Rang terus menerima hujatan dari netizen. Banyak yang menuding mereka tidak mampu mendidik sang putri dengan baik dan hanya peduli mencari uang dengan memanfaatkan anaknya.

"Aku senang dia meminta maaf dan merenungkan kesalahannya tapi aku pribadi merasa orangtua bertanggung jawab untuk itu. Tidak masuk akal untuk memaafkan anak-anak yang mengatakan 'mereka masih muda, mereka tidak tahu lebih baik' karena orangtua seharusnya tahu lebih baik untuk mengajari mereka. Fakta bahwa orangtua mengeditnya dan mempostingnya berarti mereka bahkan tidak berpikir bahwa apa yang dia lakukan bermasalah sejak awal," komentar netizen.

"Yang kulihat adalah seorang ibu yang dibutakan oleh keserakahan dan berusaha menghasilkan uang dari anaknya. Yang terpikirkan olehnya hanyalah mengunggah video itu untuk mendapatkan uang tunai dari YouTube. Sebenarnya ada beberapa video dia memukul kucingnya. Pada satu titik, dia bahkan berkata, 'Bisakah kita menjual kucing ini?' Bagaimana bisa seorang anak berusia 9 tahun mengatakan itu? Aku mulai menonton videonya karena dia sangat imut tapi aku sangat terkejut mendengarnya," tambah netizen.

"Omong kosong macam apa, bahkan jika kau mengatakan itu karena dia anak-anak dan itu karena dia tidak tahu benar dan itu bisa menjadi kesalahan tapi kau merekamnya sebagai orangtua. Jadi tidak apa-apa untuk memukuli kucing yang tidak dapat berbicara tapi kau tidak ingin mendengar orang-orang menyuruh untuk mendidik anakmu dengan baik untuk berperilaku. Aku mengerti kenapa anak itu seperti itu," sahut yang lain.

"Kau bisa menganggapnya sebagai anak yang kurang bisa mengendalikan emosinya, tapi betapa buruknya mereka mendidik anak itu dan mereka tidak memiliki kesadaran diri tentang perlakukan kepada kucing dan malah mengunggah video itu. Serius, orangtuanya sangat buruk. Kucing yang dilempar dan dipukuli tidak memiliki agensi hiburan, bagaimana mereka bisa hidup malang seperti itu?" pungkas lainnya.

You can share this post!

Related Posts