Keberadaan Harun Masiku Jadi Perdebatan, Demokrat Kompak Serang Pemerintah
Nasional
OTT KPK Komisioner KPU

Tersangka kasus suap DPR PAW, eks Caleg PDIP Harun Masiku, sampai sekarang belum berhasil diciduk KPK. Keberadaannya pun menjadi perdebatan, apakah masih di luar negeri atau sudah kembali.

WowKeren - Operasi tangkap tangan yang berbuntut pada terungkapnya kasus suap DPR pergantian antarwaktu (PAW) masih menyedot perhatian khalayak umum. Apalagi karena sampai sekarang keberadaan sang tersangka utama, eks Caleg PDI Perjuangan Harun Masiku masih belum diketahui.

Sebagai informasi, Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM menyatakan bahwa Harun sudah bertolak ke Singapura pada Senin (6/1) lalu. Imigrasi mengklaim pihaknya belum mencatat kepulangan Harun.


Namun hal sebaliknya disampaikan KPK. Lembaga yang dipimpin Firli Bahuri itu menyebut Harun masih di Indonesia dan berharap sang buron menyerahkan diri secara baik-baik. Informasi senada pun disampaikan oleh istri Harun, Hilda.

"Dia sempat kirim kabar tanggal 7 Januari dia sudah balik Jakarta. Dia sempat kasih kabar jam 12 malam katanya sudah tiba di Jakarta," ujar Hilda, Selasa (21/1).

Simpang siur soal keberadaan Harun ini juga ikut "diramaikan" oleh beberapa media, seperti Tempo yang merilis rekaman CCTV di bandara. Di video tersebut terlihat Harun yang berjalan di Bandara Soekarno-Hatta usai menaiki pesawat Batik Air.

Keberadaan Harun Masiku Jadi Perdebatan, Demokrat Kompak Serang Pemerintah

Twitter

Hal ini pun membuat beberapa pihak ikut membagikan pandangannya, termasuk dua politikus Partai Demokrat. Menariknya, kedua politikus itu "melancarkan serangan" mereka dalam kurun waktu nyaris bersamaan.

Kedua politikus yang dimaksud adalah Ketua DPP Partai Demokrat, Jansen P Sitindaon dan Sekretaris Jenderal Demokrat, Hinca Pandjaitan. Baik Jansen dan Hinca sama-sama "menyerang" pemerintah yang dianggap sudah bergotong-royong menyembunyikan kebenaran kasus ini.

"Dirjen Imigrasi: tercatat 6 januari keluar indonesia menuju singapura (13Januari). Menkumham: pokoknya belum di indonesia (16Januari). Istri: Harun Masiku sudah di Jakarta pada 7 Januari (21Januari). JANGAN ADA SANDIWARA. JANGAN PERMAINKAN LOGIKA. JIKA BENAR, INI MENGECEWAKAN!" cuit Hinca pada 17.41 WIB.

"Telak benar video ini. Pihak yg menyatakan Harun tidak di Indonesia ketika OTT harusnya dikenakan Pasal 21 Tipikor yg dulu dipakai utk Fredrich Yunadi. Krn "secara langsung atau tdk langsung telah merintangi penyidikan thdp tersangka atau saksi dlm perkara korupsi". Skandal ini!" tulis Jansen, Selasa pukul 17.50 WIB.

Di sisi lain, perdebatan soal keberadaan Harun ini juga membuat publik ikut meradang. Hal ini juga membuat tagar #RakyatDukungJKWMundur sampai menjadi Trending Topic Indonesia.

You can share this post!

Related Posts