Revina VT Tuding Dedy Susanto Lecehkan Pasien Hingga Ajak Ngamar Saat Terapi
Instagram
Selebriti

Sebelumnya, Revina VT membeberkan bahwa Dedy Susanto tak memiliki lisensi sebagai psikolog. Kali ini, Revina membongkar praktik terapi Dedy yang menjurus pelecehan terhadap pasiennya.

WowKeren - Belakangan ini nama Dedy Susanto ramai diperbincangkan publik, usai disebut tak memiliki izin praktik sebagai psikolog oleh Revina VT. Awalnya Revina tak setuju dan merasa curiga dengan pernyataan Dedy soal LGBT sebagai luka masa janin.

Revina pun terus menyelidiki tentang izin praktik Dedy hingga mengetahui ada pasien yang sempat diajak menyewa sebuah kamar hotel. Mantan kekasih Young Lex tersebut juga menunjukkan bukti percakapan Dedy dengan seorang pasien yang akan segera menikah. Dedy pun bersedia memberikan terapi gratis kepada pasien tersebut, asalkan mau memesan kamar hotel untuknya.


"Kamu mau diterapi?" tanya Dedy. "Boleh boleh paduka kalau sempat," balas pasien tersebut. "Kl mau diterapi ya harus di roon heheheh," ujar Dedy. "Kalau untuk di terapi ak ikhlas paduka, emg sepemahaman saya sih kalau di terapi harus di tempat khusus," jawab pasien tersebut. "Kamu ud mau merit sih. Yud kamu boleh bantu aku book room gak Heheheheheh Aku terapi kamu tanpa biaya. Kamu bantu aku book room aja. Maaf bila memberatkan," pinta Dedy.

Menyertai postingan tersebut, Revina juga menegaskan bahwa ia hanya ingin mencegah orang lain melakukan terapi dengan psikolog tak berlisensi. Selebgram asal Surabaya tersebut juga mengaku memberikan bukti berdasarkan fakta, serta membantah ingin mencari sensasi.

"Ini terakhir kali gue ngepost tentang @dedysusantopj yang ngajak ngamar salah satu orang yang pernah ikut terapinya, dan kalian baca sendiri ya. Gue udah males, diserang sama diehard fans yang ga terliterasi dengan baik dan seenaknya ngomong gue matiin rezeki orang, gue ngeblow up tanpa tujuan, ga ada yang dirugikan dll. Ya intinya sih, gue mau kalian tau, gue aware sama masalah mental dan gue ga mau ada yang diterapi sama orang ga berlisensi apapun. Makasih, semuanya," tulis Revina di bagian keterangan Instagram pada Jumat (14/2). "Silakan kalau mau ngehujat, atau nuduh saya cari sensasi. Untungnya saya bicara pake data, dan bukti. Semoga kalian juga bisa berpikir dan berperilaku cerdas. Btw, korban yang kirim ini tidak mau disebutkan namanya enggak kok, gue bukan psikolog dan gue ga pernah menempuh pendidikan formal dalam psikologi tapi gue belajar dan baca buku tanpa henti sampe detik ini, makanya gue mencium bau-bau jahat waktu ada orang ngaku doktor tapi judgemental."

Postingan Revita tersebut pun banyak dikomentari oleh netizen yang turut mendukungnya untuk membongkar "kedok" Dedy. Ada pula netizen yang mengaku batal mengikuti terapi Dedy setelah melihat postingan Revina.

"Respect, gas pol rev, jgn kasih kendor..." komentar akun @bay*****ick. "Bongkar mbak @revinavt," tambah akun @sa********mu. "Netijen halu mana ngerti data dan bukti? But, thankyou Rev, kamu sudah berani blow up," sahut akun @keo***keo.

"Udah maju mundur mau ikutan terapinya... Gajadi deh takut," kata akun @dell****aptr. "Ga nyangka si asli, tadinya mau nyoba ikut terapi dia. Tp belum apa apa uda kaya ginii. Makasi ya rev uda ngeblow up masalah ky gini," sambung akun @ch***yx.

You can share this post!

Related Posts