Heboh Walkot Surabaya Risma Dihina 'Kodok Dolli', Begini Pembelaan Pemilik Akun
Nasional
Kasus Hina Wali Kota Risma

Pemilik akun Facebook Bendol Jo (Beni Dollar) angkat bicara pasca postingannya yang menghina Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, dengan sebutan 'Kodok Dolli' menjadi viral.

WowKeren - Acap kali pejabat publik menerima kritikan serta ujaran kebencian oleh warganet. Salah satunya Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang sempat menerima hinaan dari seorang warganet Facebook dengan akun Zikria Dzatil.

Sebagai informasi, Risma sempat dihina sebagai "kodok betina" oleh Zikria, menyusul mencuatnya masalah banjir di DKI Jakarta dan Surabaya pada pertengahan Januari kemarin. Kasus itu kini sudah mereda pasca Risma mencabut laporannya kepada pihak kepolisian.


Namun pelaporan Zikria ke kepolisian tak membuat warganet jera. Sebab seorang warganet Facebook dengan akun Bendol Jo (Beni Dollar), dalam statusnya, sempat menyebut Risma sebagai "Kodok Dolli".

Statusnya pun menjadi viral, apalagi pasca diangkat oleh akun Instagram @aslisuroboyo. Banyak warganet yang menyampaikan kritikan keras mereka kepada Bendol Jo karena "tidak menjaga" ibu jarinya dari mengetikkan ujaran kebencian.

Menanggapi viralnya hinaan tersebut, pemilik akun pun akhirnya muncul. Dalam pernyataan klarifikasinya yang disampaikan lewat kolom komentar salah satu postingan, ia mengaku akunnya sudah di-hack orang.

"Saya klarifikasi, akun saya di-hack orang yang nggak bertanggung jawab," tulisnya, sebagaimana dilansir oleh Detik News pada Jumat (14/2). "Ini saya sudah melaporkan ke pihak yang berwajib."

Pemilik akun ini pun diduga berasal dari Kota Malang. Sebab ia juga membuat klarifikasi di akun Komunitas Peduli Malang Raya. Ia mengaku akun Facebook-nya itu tidak lagi ia gunakan sejak tujuh tahun silam.

"Akun saya atas nama Bendol Jo sudah tujuh tahun lebih nggak saya pakai. Sekarang akunnya di-hack orang yang tidak bertanggung jawab," tegasnya.

Bak sudah diduga, klarifikasi pemilik akun ini pun tetap dibanjiri komentar pedas warganet lain. Sebab sebelumnya warganet seperti sudah menduga langkah klarifikasi seperti ini akan ditempuh pasca hinaannya menjadi viral.

"Kalau menyerang atau 'bully' secara personal seperti ini, kira-kira apa yagn akan terjadi?" tanya akun @aslisuroboyo dalam caption unggahannya kemarin (13/2). "A.Akunnya hilang. B.Orangnya menghilang. C.Klarifikasi dan meminta maaf. D.Opsi lainnya."

You can share this post!

Related Posts