Respons Menggelitik Fahri Hamzah Soal Prabowo Jadi Menteri Terbaik Disorot
Nasional

Lembaga survei Indo Barometer menetapkan Menhan Prabowo Subianto sebagai menteri terbaik di Kabinet Indonesia Maju. Hasil survei ini pun menuai tanggapan dari banyak pihak.

WowKeren - Lembaga survei Indo Barometer baru saja merilis hasil jajak pendapat terbarunya soal indeks kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah. Ada beberapa parameter yang ditanyakan kepada masyarakat, termasuk kinerja para menteri.

Dari hasil jajak pendapat itu, publik ternyata menilai Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebagai "pembantu" Presiden Joko widdoo yang bekerja paling baik. Hasil ini disampaikan Indo Barometer dalam konferensi pers pada Minggu (16/2) kemarin.


Hasil ini pun menuai beragam komentar dari berbagai kalangan. Termasuk diantaranya mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. Mantan elite Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menilai wajar bila Prabowo dianggap sebagai menteri terbaik.

Fahri kemudian membandingkan hasil survei ini dengan jajak elektabilitas Prabowo selama masa kampanye sebagai Calon Presiden pada 2019 lalu. Kala itu, ungkap Fahri, Prabowo sudah langganan menduduki peringkat kedua dalam jajak pendapat elektabilitas Capres.

"Ya karena survei Capres pun Prabowo nomor dua," jelas Fahri yang ditemui pasca menghadiri diskusi di kawasan Senayan, Jakarta, Senin (17/2). "Jadi wajar kalau survei menterinya nomor satu."

Respons ini sukses menggelitik banyak pihak. Pasalnya, seperti diketahui, Capres RI pada 2019 lalu hanya ada dua, yakni Jokowi dan Prabowo. Bila Prabowo benar menduduki posisi kedua dalam survei elektabilitas Capres, tentu itu bukan "prestasi mumpuni" lantaran memang hanya ada dua kandidat yang menjadi objek jajak pendapat.

Hasil survei ini sebelumnya juga ikut ditanggapi oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini membenarkan bila Prabowo bekerja dengan baik. Namun Kabinet Indonesia Maju tak pernah membedakan kinerja tiap menteri.

"Prabowo memang bagus, tapi kami tak sebut siapa yang paling, siapa yang tidak paling, ya gitu," kata Mahfud di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (17/2). Di sisi lain Mahfud mempersilakan lembaga survei manapun yang mau mencari sosok-sosok menteri yang paling populer di masyarakat. "Kalau nulis ‘paling’ kan survei, ya silakan saja," ucap Mahfud.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts