Galih Ginanjar Dianggap Aman dari Kasus Trio Ikan Asin Gara-Gara Ini
wowkeren/fernando
Selebriti
Kasus Ikan Asin Galih Ginanjar cs

Apa yang membuat Galih Ginanjar dianggap aman dari jeratan kasus Trio Ikan Asin yang juga melibatkan Rey Utami dan Pablo ini? Simak penuturan kuasa hukum Galih.

WowKeren - Kasus trio ikan asin yang menyeret nama Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua menemui babak baru. Dalam sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Jakarta Selatan pada Rabu (19/2), Galih disebut aman.

Hal ini diungkap langsung oleh kuasa hukum Galih, Sugiyarto Atmowidjoyo. Sugiyarto menyebut bahwa Galih tidak dapat dijerat pidana atas tindakan penyebaran video YouTube "Mulut Sampah" milik Rey dan Pablo.

Hasil persidangan kali ini menyatakan Galih tidak ada sangkut pautnya dengan video ikan asin itu. Seperti diketahui, dalam konten YouTube Rey dan Pablo, Galih hanya menjadi narasumber.

"Menurut pendapat ahli begitu. Jadi kita bersyukur hari ini, bahwa makin hari kita bersyukurnya, makin terbuka bahwa kebenaran itu bisa terungkap," ujar Sugiyarto saat ditemui usai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (19/2). "Faktanya adalah, Galih Ginanjar tidak terbukti melakukan perbuatan melawan hukum. Itu yang bisa kita catat untuk sidang hari ini."


Perkataan Sugiyarto juga memiliki alasan konkrit yang dapat dipercaya. Galih disebut bukan bagian dari orang-orang yang mernyebarluaskan video.

"Bahasa hukum di pasal 27 ayat 1 dan ayat 3 itu disebutkan, barang siapa mentransmisikan, mendistribusikan yang bisa kemudian dokumen itu dibagikan melalui internet begitu," jelas Sugiyarto. "Nah Galih tidak terbukti secara mengupload itu, sehingga tidak bisa dimintai pertanggungjawaban hukum atas perkara ini, itu saja."

Kasus ikan bermula saat Fairuz A. Rafiq melaporkan mantan suaminya, Galih, ke Polda Metro Jaya pada 1 Juli 2019 lalu. Fairuz ditemani oleh sang suami, Sonny Septian, kakak dan kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea.

Galih dianggap merendahkan martabat wanita. Ia pun dinilai menyebarkan kalimat-kalimat konten asusila. Salah satunya menyebut organ intim Fairuz bau ikan asin atau berjamur.

"Dari keterangan saudara Galih berkaitan dengan apa yang dia sampaikan, ya memang intinya yang bersangkutan mengakui dia mengatakan seperti itu (bau ikan asin)," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono beberapa waktu lalu. "Dia motifnya ingin mempermalukan mantan istrinya. Intinya untuk mempermalukan."

(wk/diah)

You can share this post!

Related Posts