Jokowi Akan Beri Influencer Rp 72 M Demi Redam Dampak Corona, Langsung Jadi Trending Topic
Nasional
Wabah Virus Corona

Menurut Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dana Rp 72 miliar tersebut masuk dalam insentif yang diberikan pemerintah untuk sektor pariwisata dalam rangka meredam dampak virus Corona.

WowKeren - Presiden Joko Widodo telah meminta para Menterinya untuk mengeluarkan kebijakan fiskal demi menghadang dampak negatif dari wabah virus Corona (COVID-19) terhadap ekonomi domestik RI. Pasalnya, wabah yang bersumber dari Wuhan, Tiongkok, tersebut mulai "menginfeksi" ekonomi RI.

Kekinian, pemerintah akan menggelontorkan dana sebesar Rp 72 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 untuk para influencer. Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dana Rp 72 miliar tersebut masuk dalam insentif yang diberikan pemerintah untuk sektor pariwisata dalam rangka meredam dampak virus Corona sebesar Rp 298,5 miliar.

Adapun rinciannya adalah subsidi diskon tiket pesawat Rp 98,5 miliar, anggaran promosi Rp 103 miliar, kegiatan kepariwisataan sebesar Rp 25 miliar, hingga penggunaan jasa influencer.

"Dan media relation dan influencer sebesar Rp 72 miliar," terang Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan pada Selasa (25/2).

Pemerintah disebut Airlangga akan menggelontorkan dana hampir Rp 10 triliun untuk mengantisipasi dampak virus Corona pada ekonomi RI. Airlangga juga mengungkap bahwa dengan dana tersebut, maskapai penerbangan nantinya akan diminta untuk memberi diskon sebesar 30 persen bagi wisatawan domestik. Diskon tersebut diperuntukkan bagi 10 tujuan wisata, yakni Yogyakarta, Labuan Bajo, Danau Toba, Bangka Belitung, Batam, Bintan, Manado, Bali, Malang, dan Mandalika.


Anggaran puluhan miliar untuk influencer tersebut lantas ramai diperbincangkan di media sosial. Kata kunci "72 M" bahkan masuk dalam jajaran trending topic Twitter Indonesia pada Selasa (25/2) malam.

Influencer

Twitter

Rencana pemerintah untuk menggunakan dana APBN sebesar Rp 72 miliar untuk influencer menuai pro-kontra. Sejumlah warganet menilai anggaran tersebut tidak bisa efektif selama virus Corona sendiri masih mewabah.

"72 M dikasih buat riset kek," komentar akun @xs***ed "Pariwisata Indonesia terkena dampak wabah virus corona, tapi apakah efektif promosi pariwisata Indonesia memakai influencer dengan anggaran 72 M? Rasanya tidak efektif selama wabah virus ini masih ada," timpal akun @ms***19

"Kok makin kesini @jokowi makin blunder pak. Apalagi beberapa mentri bapak. Apakah mereka sengaja membuat nama bapak jelek diakhir pemerintahan bapak. 72 M besar pak. Jangan2 bayar ifluenzer malah jadinya influenza," tulis akun @sa***tu "Padahal kemaren bilangnya reagen buat tes coronavirus mahal, semilyar. Sekarang duit 72 M malah buat dipake bayar buzzer, katanya demi redam dampak corona. Ga peduli sama nasib dan nyawa anak bangsa," tambah akun @sa***rw

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts