Wabah Virus Corona Mengganas, Wamenkes dan Anggota Parlemen Iran Positif Terinfeksi
Dunia
Wabah Virus Corona

Hingga Rabu (26/2) tercatat ada 95 kasus virus corona yang terjadi di Iran. Adapun mereka yang positif terinfeksi virus COVID-19 adalah Wakil Menteri Kesehatan Iran Iraj Harirchi dan seorang anggota parlemen Iran bernama Mahmoud Sadeghi.

WowKeren - Penyebaran virus corona (COVID-19) makin hari makin cepat. Semakin banyak pula negara dan korban yang terinfeksi virus berbahaya itu.

Di Iran sendiri telah ada 95 kasus virus corona yang mana telah memakan korban jiwa sebanyak 16 orang. Baru-baru ini diketahui, Wakil Menteri Kesehatan Iran, Iraj Harirchi telah positif terinfeksi virus tersebut.


Hasil tes ini disampaikan sendiri secara langsung oleh Harirchi. Dalam sebuah video yang disiarkan di televisi pemerintah, Harirchi memasang wajah berani ketika dia mengakui dirinya terinfeksi corona.

"Saya juga telah terinfeksi corona virus," kata Harirchi dalam video seperti dilansir Aljazeera, Rabu (26/2). Sebelum dinyatakan positif terjangkit corona, ia sempat mengaku mengalami demam.

Kini Harirchi berada di tempat isolasi untuk penanganan. "Saya mengalami demam pada tadi malam dan tes pendahuluan saya positif sekitar tengah malam," katanya.

"Saya sudah mengisolasikan diri di suatu tempat sejak itu," imbuhnya. "Beberapa menit yang lalu, saya diberitahu bahwa tes akhir saya sudah final, dan sekarang saya mulai minum obat."

Selain Harirchi, adapula seorang anggota parlemen Iran yang mewakili Teheran, Mahmoud Sadeghi juga dinyatakan positif terinfeksi corona. "Tes corona saya positif ... Saya tidak memiliki banyak harapan untuk melanjutkan kehidupan di dunia ini," tulis Mahmoud Sadeghi di Twitter.

Sebelumnya, Presiden Iran, Hassan Rouhani, mengimbau warganya untuk tidak takut dalam menghadapi virus corona. Dalam pidato yang disiarkan televisi nasional Iran sebagai "penumpang tak diundan dan tidak menguntungkan".

Meski begitu, Rouhani yakin bahwa Iran dapat mengahadapi wabah virus mematikan ini. Ia bahkan menyinggung soal penyakit influenza tipe B yang "sangat sulit" dihadapi tahun 2019 lalu.

"Kita akan mampu menghadapi virus corona. Kita akan melewati virus ini," ujarnya saat pidato. "Kita mampu mengatasi influenza tipe B yang sangat sulit, yang menewaskan 16 ribu orang tahun 2019 di Amerika, tapi jumlah korban jiwa di Iran tidak lebih dari 100 orang. Virus ini (virus corona) tidak lebih sulit."

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts