Ramai Isu Reshuffle Kabinet, Presiden Jokowi Akhirnya Buka Suara
Nasional

Diketahui, isu reshuffle kabinet tersebut awalnya dihembuskan oleh pendukung Jokowi, Dede Budhiyarto, usai mengikuti pertemuan dengan sang Presiden di Istana Bogor pada Selasa (18/2) pekan lalu.

WowKeren - Isu reshuffle (perombakan) jajaran menteri di Kabinet Indonesia Maju belakangan ini tengah ramai berhembus. Awalnya, isu ini reshuffle ini disampaikan oleh pendukung Joko Widodo yang mengikuti pertemuan dengan sang Presiden di Istana Bogor pada Selasa (18/2) pekan lalu.

Menanggapi ramainya isu reshuffle ini, Jokowi pun akhirnya buka suara. Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut menegaskan bahwa hingga saat ini dirinya masih belum berpikir untuk merombak Kabinet Indonesia Maju. "Sampai detik ini saya dan Pak Wapres belum berpikir ke sana," tutur Jokowi di Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu (26/2) hari ini.


Sebagai informasi, isu tersebut awalnya dihembuskan oleh pendukung Jokowi, Dede Budhiyarto. "Intinya bakal ada reshuffle kabinet," tutur Dede dilansir Kumparan.

Pihak Istana sendiri telah menanggapi pernyataan Dede tersebut. Menurut Kantor Staf Kepresidenan (KSP), kemungkinan Jokowi melakukan reshuffle kabinet sangatlah kecil karena para Menteri baru bekerja selama 100 hari dan masih terlalu cepat untuk memutuskan evaluasi kinerja mereka.

"Saya kira tidak ada ya, menteri-menteri baru bekerja 100 hari, terlalu pendek untuk melakukan suatu evaluasi yang fundamental terhadap kinerja para menteri," kata Tenaga Ahli Utama KSP Donny Gahral Adian dilansir Detik, Jumat (21/2) pekan lalu. "Saya kira tidak ada apa yang dikemukakan Bang Dede itu ya soal reshuffle."

Sementara itu, Kepala Staf Presiden Moeldoko sendiri bertanya-tanya dari mana isu reshuffle tersebut muncul. Ia pun membantah bahwa sang Presiden akan melakukan perombakan kabinet dalam waktu dekat.

"Isu (reshuffle) dari mana sih?" kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (25/2). "Orang lagi kerja kenceng begini reshuffle bagaimana. Semua masih konsentrasi kerja, apalagi ngadepin banyak isu.

Menurut Moeldoko, semua Menteri kini tengah fokus bekerja ntuk menyelesaikan masalah di masing-masing lembaganya. Sementara itu terkait evaluasi kerja para menteri, Moeldoko mengatakan bahwa hal itu sepenuhnya adalah wewenang presiden. Menurutnya, Jokowi pasti memiliki catatan tersendiri terkait kinerja masing-masing menterinya.

"Ya itu kan hak beliau untuk selalu melihat perkembangan kementerian," lanjut Moeldoko. "Apakah kebijakan ter-deliver dengan baik atau tidak, beliau pasti punya catatan, biasa itu."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts