Didesak Mundur Gara-Gara Banjir Jakarta, Anies Baswedan Cuma Beri Respons Begini
Nasional
Banjir Jakarta 2020

Sebelumnya, sebuah spanduk yang berisi kritikan terhadap Gubernur DKI Anies Baswedan sempat terpasang di Jakarta Pusat. Spanduk tersebut meminta agar Anies mundur karena Jakarta masih banjir.

WowKeren - Banjir yang kembali melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada pekan ini membuat masyarakat geram. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendapat banyak kritikan pedas.

Warga bahkan sempat memasang spanduk bernada sindiran soal banjir yang terpampang di dua titik di Jakarta Pusat. Spanduk yang terpasang di Jalan Tugu proklamasi yang mengarah ke Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat tersebut berisi tuntutan agar Anies mundur.

"BANJIR KOTANYA, HABIS APBDNYA, TERTIPU WARGANYA," demikian kutipan spanduk yang turut berisi foto Anies tersebut. "MUNDUR AJE DEH!"

Anies rupanya enggan menanggapi masyarakat yang menuntutnya mundur tersebut. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) tersebut bungkam kala dimintai komentar soal tuntutan tersebut.

Setelah menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi X DPR RI pada Kamis (27/2) hari ini, Anies hanya menjelaskan kronologi rapat yang membahas Revitalisasi Taman Ismail Marzuki. Namun kala ditanyai perihal banjir, Anies hanya menjawab bahwa hal tersebut telah berlalu.


"Alhamdulillah sekarang ini sudah bisa dikatakan surut," jawab Anies di Gedung DPR RI. "Ada beberapa tempat pengungsian yang masih aktif, biasanya ditempati malam hari karena siang hari warga ke rumah untuk membersihkan."

Saat ditanya soal tuntutan mundur dari sejumlah kalangan masyarakat dan juga spanduk di Jakpus, Anies pun diam. Ia lantas berusaha menerobos barisan awak media. "Cukup ya," ujar Anies.

Anies pun kembali ditanyai perihal tersebut di jalan keluar gedung Nusantara I DPR RI. Namun, Anies tak menjawab satu patah kata pun dan hanya bisa tersenyum. Sang Gubernur lantas berhasil keluar dari kejaran awak media dan meninggalkan Kompleks Parlemen.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah, telah memberikan respons terhadap spanduk yang berisi kritikan tersebut. Saefullah meminta agar masyarakat memberikan kesempatan kepada Anies dalam penanganan banjir.

"Kerja baru dua tahun. kemarin, ah sudah lah. Kasih terus kesempatan sampai masanya dua tahun ini....kemarin juga disampaikan oleh Bang Yos juga," kata Saefullah di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (26/2). "Tidak ada satupun gubernur yang luput di masanya dari banjir. Artinya setiap tahun musim banjir pasti banjir."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts