'Mulan' Disebut sebagai Film Live-Action Disney Terbaik Oleh Para Kritikus
Walt Disney Pictures
Film

Dengan tema emansipasi dan empowerment yang menjadi konsep utama dalam film ini, para kritikus sepakat menyebut 'Mulan' sebagai live-action terbaik yang pernah digarap oleh Disney sejauh ini.

WowKeren - Mewabahnya virus corona rupanya sama sekali tak membuat Disney gentar untuk tetap merilis salah satu proyek live-action mereka, "Mulan". Bahkan Disney seolah tetap optimis jika "Mulan" mendapatkan sambutan meriah meskipun sejumlah studio film lain beramai-ramai memutuskan untuk menunda jadwal rilis proyek mereka.

Disney sendiri menggelar premiere perdana "Mulan" di Los Angeles pada Selasa (10/3) malam waktu setempat. Acara ini tetap digelar dengan megah meskipun sejumlah gelaran internasional ditunda akibat wabah virus corona yang merebak ke seluruh penjuru dunia.


"Mulan" rupanya mendapatkan hasil yang cukup memuaskan dari para kritikus yang telah menyaksikan live-action ini. Bahkan beberapa di antara sampai melabeli proyek arahan Niki Caro ini sebagai live-action terbaik Disney sejauh ini. Apalagi dengan tema emansipasi dan empowerment yang diusungnya.

"Mulan merupakan salah satu adaptasi live-action terbaik dari animasi klasik Disney. Tetap menghargai versi 1998 dan memodernisasi tema emansipasi perempuan. Memiliki sinematografi yang luar biasa," kata kritikus Michael Lee.

"Aku baru saja menonton Mulan dan aku harus mengatakan kalau film ini adalah reboot live-action terbaik dari Disney. Film ini sangat indah, menyentuh, dan benar-benar empowering. Para pemainnya benar-benar hebat dan Niki Caro menyutradarainya dengan menakjubkan," tulis Kevin Polowy.

Kritikus lain juga menyebut kalau film ini dikemas dengan lebih dewasa dibandingkan animasinya, yang mana justru menambah elemen cerita menjadi sangat kaya dan menginspirasi. "Mulan sangat menakjubkan, emosional, dan berbeda dari versi animasi. Film ini memiliki sesuatu yang lebih dewasa dibandingkan film-film Disney lainnya. Sutradara Niki Caro dan aktris Liu Yifei benar-benar luar biasa," tulis Erik Davis.

Meskipun dikemas dengan menghilangkan elemen musikal dan mendapatkan perombakan dari versi animasinya, namun "Mulan" tetap menjadi film yang emosional dan fantastis. "Mulan benar-benar fantastis. Berbeda dengan menampilkan adegan aksi, tapi tetap sama seperti versi orisinalnya. Tak masalah jika film ini bukan musikal," tulis ulasan Kirsten Acuna.

Sementara itu, meski banyak melakukan perombakan, namun film "Mulan" versi live-action sebisa mungkin akan mengadaptasi kisah aslinya tentang legenda Hua Mulan. Cerita ini berawal ketika Kaisar Tiongkok mengeluarkan dekrit bahwa seorang lelaki di tiap keluarga harus bertugas di Angkatan Darat Kekaisaran untuk mempertahankan negara dari penjajah Utara.

"Mulan" menjadi film live-action pertama Disney yang mendapat rating PG-13. Keputusan Disney ini bisa dibilang tepat. Pasalnya, "Mulan" menceritakan peperangan epik yang tentunya menampilkan banyak konten kekerasan dan penggunaan senjata tajam. Bahkan bisa jadi, nantinya film ini juga akan menampilkan adegan berdarah.

Diarahkan oleh sutradara Niki Caro, rencananya film ini siap menyapa penggemar pada 27 Maret mendatang.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts