Marzuki Alie Sebut Kongres Demokrat Digelar Mendadak Demi Politik Dinasti, Sindir SBY-AHY?
Nasional

Jadwal Kongres V Partai Demokrat diketahui dimajukan menjadi 14-16 Maret 2020 besok. Sedianya, Kongres yang juga akan menentukan Ketua Umum PD periode 2020-2025 ini akan digelar pada Mei 2020 mendatang.

WowKeren - Partai Demokrat diketahui memajukan jadwal Kongres V menjadi 14-16 Maret besok dengan alasan persiapan Pilkada 2020. Sedianya, Kongres V Partai Demokrat akan dilaksanakan pada Mei 2020. Salah satu agenda dalam Kongres V Partai Demokrat ini adalah pemilihan Ketua Umum untuk periode 2020-2025.

"Iya (Kongres Demokrat) pada 14-16 Maret 2020," terang Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Syarief Hasan dilansir Antara pada Jumat (13/3). "Karena mau Pilkada itu kan keputusannya harus cepet. Diharapkan nanti keputusan yang baru yang keluarkan."


Keputusan ini rupanya mendapat kritik dari mantan petinggi Partai Demokrat, Marzuki Alie. Lewat cuitan di akun Twitter pribadinya, Marzuki menyebut bahwa percepatan waktu kongres tersebut dilakukan demi memuluskan dinasti politik di Partai Demokrat.

"Kongres yang dibuat mendadak, menutup ruang terjadinya kontestasi yang demokratis, hanya krn ambisi utk melanjutkan politik dinasti," cuit Marzuki pada Kamis (12/3). "Kongres hajatan besar yang melibatkan publik sebagai bagian dari kampanye politik, diabaikan hanya krn ingin melanjutkan kepentingan kelompok."

Dalam cuitannya, Marzuki juga melampirkan foto penolakan Kongres V Partai Demokrat. Dalam foto tersebut, Kongres V diminta diundur karena bahaya wabah virus corona (Covid-19) yang kini masih mengintai.

Kongres Demokrat

Twitter

Cuitan Marzuki tersebut lantas ditanggapi oleh banyak warganet. Mantan Ketua DPR RI tersebut justru mendapat banyak kritik dari warganet karena dinilai mencampuri urusan partai yang sudah bukan menjadi bagiannya.

"Ya ampun pak..udah ga aktif di demokrat kok masih aja urusin dapur orang.. blm bisa move on ya? Kasihan.. org pinter seperti bapak kok begini amat kualitas twitt nya.. malu aku follow bapak dri jaman dlu..tau nya liat twitt ga mutu begini," tulis akun @Aj***te. "Sudah tidak aktif di partai kok msh ngurusi, Ingat ga dulu py jabatan krn SBY dan tp dimanfaatkan hy utk keuntungan sendiri. Manusia tidak tahu diri.," tambah akun @Ra***ta.

Sebelumnya, sempat beredar 2 nama kandidat kuat pengganti Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Mereka tak lain dan tak bukan adalah 2 putra SBY sendiri, Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY dan Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas.

Menjelang Kongres V, baik AHY maupun Ibas disebut telah melakukan safari politik ke pengurus Partai Demokrat di daerah-daerah. Meski demikian, kemungkinan SBY terpilih kembali sebagai Ketum Partai Demokrat juga belum sepenuhnya tertutup.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts