Pablo Keluar Dari Tahanan, Pihak Fairuz A. Rafiq Akan Kirim Surat Ke Pengadilan
WowKeren/Fernando
Selebriti

Pengacara Fairuz A. Rafiq mengatakan bahwa pihaknya sudah memiliki rencana untuk mengirim surat kepada pengadilan terkait soal Pablo Benua yang keluar dari tahanan.

WowKeren - Belum lama ini diketahui bahwa Pablo Benua dan Rey Utami keluar dari tahanan. Tentunya hal tersebut membuat Fairuz A. Rafiq terkejut. Kuasa hukumnya, Minola Sebayang mencoba menerangkan prosedur perizinan napi apabila ingin keluar dari tahanan.

“Mungkin majelis hakim sudah memberikan izin kepada Pablo dengan pengawalan untuk membesuk orangtuanya yang sedang sakit keras,” papar Minola saat ditemui WowKeren, di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (13/3). “Cuma persoalannya adalah apakah boleh seseorang itu selain untuk menjenguk orangtuanya, itu bisa juga melakukan kegiatan-kegiatan lain, jadi menurut kami, sebaiknya setiap tahanan izin yang didapatkan itu tidak digunakan untuk hal-hal yang lain.”


“Fai juga mengetahui pertama kalinya itu dari orang lain, reaksi Fai pertama kali tentu kaget, dan tentunya sedikit kecewa, kok bisa, kok boleh?” tambah Minola. “Saya jelaskan bahwa memang secara aturan, dengan izin, dengan pengawalan, tapi jika izin itu tidak sesuai dengan apa yang dimohonkan, itu yang saya katakan sama si Fai tidak benar.”

Kendati demikian, pihak Fairuz akan mengirimkan surat kepada pihak kejaksaan untuk memperjelas apakah Pablo sudah menggunakan perizinannya dengan benar. “Kita akan menyampaikan surat kepada pihak kejaksaan, dan kepada majelis hakim,” tutur Minola.

Sementara itu, Sonny Septian sendiri juga mengaku terkejut saat pertama mendengar Pablo keluar dari tahanan. “Kalau dibilang kaget, ya kita kaget, makanya saya sendiri juga bingung,” ungkap Sonny.

“Jadi kalau soal cross check, saya kira gak perlu cross check ya, karena artinya kan semua pihak sudah mengerti, untuk apa izinnya, dari pihak Pablo dan kuasa hukumnya juga sudah mengakui,” sahut Minola. “Itu memang sudah sesuai aturan, tapi apakah digunakan sesuai dengan tujuan dan permohonan itu, karena kalau memang digunakan tidak sesuai dengan peraturan, akhirnya dapat diartikan sebagai pelecehan pada pengadilan juga.”

(wk/lail)

You can share this post!

Related Posts