Ridwan Kamil Bongkar Peta Sebaran Corona Di Jabar, Bisa Diakses Publik
Instagram/ridwankamil
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Gubernur Ridwan Kamil telah membongkar peta sebaran wabah virus corona (COVID-19) di wilayah Jawa Barat. Peta tersebut saat ini bisa diakses secara digital.

WowKeren - Gubernur Ridwan Kamil baru saja membongkar peta sebaran virus corona (covid-19) di wilayah pemerintahannya, Jawa Barat. Peta sebaran tersebut berbentuk digital dan di dalamnya masyarakat dapat mengakses pasien-pasien yang dalam pengawasan (PDP) maupun orang dalam pemantauan (ODP).

Seperti yang diketahui, penyebaran wabah virus corona di Indonesia saat ini semakin mengganas. Pemerintah baru saja mengumumkan lonjakan pasien virus corona di Tanah Air dari yang sebelumnya 96 orang, saat ini menjadi 117 orang positif covid-19.

Ridwan Kamil menjelaskan jika peta tersebut dapat diakses warga Jabar melalui website https://pikobar.jabarprov.go.id sejak pukul 21.00 WIB, Minggu (15/3) kemarin. Selain melalui website, masyarakat Jabar juga bisa men-download aplikasi melalui handphone.

"PETA DIGITAL INTERAKTIF SEBARAN (BELUM UPDATE 100%) untuk ODP (Orang Dalam Pemantauan) berwarna BIRU artinya tidak sakit tapi dimonitor pergerakannya," jelas Ridwan melalui akun Instagramnya, Minggu (15/3). "Kemudian PDP (Pasien Dalam Pengawasan) berwarna KUNING artinya dirawat dirumah sakit tapi belum tentu positif. DAN Pasien yang Positif oleh virus covid-19 berwarna MERAH. Jika di klik data kelurahan atau desa akan muncul."


Ridwan juga meminta agar data tersebut dijadikan ukuran bagi semua pimpinan wilayah di seluruh Jabar. Hal ini dilakukan demi melakukan tindakan antisipasi hingga edukasi bagi para masyarakat dalam menghindari virus corona.

"Data ini silakan dijadikan parameter untuk pimpinan desa/kelurahan, camat sampai Bupati/Walikota untuk melakukan antisipasi dan edukasi yang terukur dan rasional," terang Ridwan. "Data ini silakan digunakan warga untuk proaktif agar saling mengingatkan untuk menjaga diri dan mengurangi interaksi sosial di zona merah dan kuning, tanpa reaksi sosial berlebihan."

"Testing proaktif untuk mereka yang terlihat sehat dan tidak bergejala, akan dilakukan kepada lingkaran keluarga dan teman mereka yang PDP atau positif," sambungnya. "KITA HARUS TETAP TENANG KARENA BANYAK BERITA BAIK JUGA. 2 Rumah Sakit untuk Virus Corona sudah ditutup di Wuhan, menandakan banyak yang sembuh dengan berbagai metode penyembuhan terkini."

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts