Karena Wabah Corona, ‘Pagi-Pagi Pasti Happy’ Tak Hadirkan Penonton Bayaran ke Studio
Instagram/p3htranstv
TV
Wabah Virus Corona

Mulai hari ini, Senin (16/3) program acara 'Pagi-Pagi Pasti Happy' di Trans TV tidak menghadirkan penonton bayaran untuk datang ke studio seperti biasanya.

WowKeren - Belakangan ini wabah virus corona semakin meresahkan publik. Terlebih lagi kabar terbaru mengatakan bahwa kasus corona di Indonesia mencapai kini mencapai 117 orang.

Kendati demikian, pemerintah pun mengeluarkan kebijakan agar masyarakat dapat bekerja dari rumah. Bahkan beberapa sekolah diliburkan dan siswa diminta melakukan kegiatan belajar di rumah masing-masing.


Lebih lanjut, rupanya wabah soal corona ini juga sangat diperhatikan oleh stasiun televisi swasta Trans TV. Terlihat melalui programnya di “Pagi-Pagi Pasti Happy” pada hari ini, Senin (16/3), Trans TV tidak menghadirkan penonton bayaran ke studio seperti biasanya.

Kabar tersebut lantas dibenarkan langsung oleh Uya Kuya selaku host utama di program yang tayang setiap Senin-Jumat pada pukul 08.30-10.00 WIB tersebut. Uya berharap agar kebijakan yang dilakukan oleh Trans TV ini bisa segera diterapkan juga oleh stasiun televisi yang lain.

Dengan begitu diharapkan pencegahan wabah virus corona dapat dilakukan sedini mungkin. Sehingga meminimalisir kemungkinan menularnya penyakit di kerumunan orang.

"Kami yang memulai pertama tidak ada penonton,” kata Uya Kuya, saat ditemui di kawasan Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Senin (16/3). “Kami mulai pertama kali dan mudah-mudahan ditiru tv yang lain, program-program yang lain."

"Kita kalau bisa meminimalkan orang-orang yang di studio," timpal istri Uya, Astrid Kuya. Lebih lanjut, pria berusia 44 tahun tersebut juga berharap agar pemerintah dapat segera menemukan penangkal virus corona tersebut.

"Karena sekarang kan kasusnya paling banyak di Jakarta kan,” pungkas Uya. “Supaya nggak menyebar luas di Jakarta dan ke luar-luar pulau, itu yang harus dipikirkan."

(wk/lail)

You can share this post!

Related Posts