Anies Baswedan Minta Warga Kerja Di Rumah Patuhi Imbauan Jokowi
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meminta masyarakat mengikuti imbauan yang telah diberikan oleh Presiden Joko Widodo untuk mulai bekerja dari rumah.

WowKeren - Presiden Joko Widodo telah mengimbau masyarakat Indonesia untuk mulai bekerja dari rumah. Pernyataan ini dikeluarkan setelah terjadi kenaikan kasus virus corona (covid-19) di Tanah Air setiap harinya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lantas meminta warganya untuk mentaati imbauan Presiden Jokowi. Melalui akun Instagramnya, Anies terlihat me-repost unggahan Jokowi dan menulis ulang pesan sang presiden. Mari semua yang di Jakarta ikut melaksanakan arahan Presiden @Jokowi: kerja dari rumah," tulis Anies di akun Instagram pribadinya, Senin (16/3).

Presiden Jokowi memang telah meminta agar setiap kepala daerah di wilayah Indonesia untuk membuat kebijakan sesuai kondisi daerahnya masing-masing menyangkut proses belajar dari rumah bagi pelajar/mahasiswa. Menurutnya, Indonesia sebagai negara kepulauan akan menerapkan langkah tersebut lebih dahulu alih-alih melakukan lockdown.


"Saudara-saudara sebangsa dan setanah air. Menghadapi pandemik global Covid-19 ini beberapa negara yang mengalami penyebaran lebih awal dari kita, ada yang melakukan lock-down dengan segala konsekuensinya," tulis unggahan Anies tersebut, Senin (16/3). "Ada yang tidak melakukan lock-down, namun melakukan langkah dan kebijakan yang ketat untuk menghambat penyebaran Covid-19."

"Para kepala daerah juga saya minta membuat kebijakan sesuai kondisi daerahnya menyangkut proses belajar dari rumah bagi pelajar/mahasiswa," sambungnya. "Kebijakan tentang sebagian ASN bekerja di rumah dengan tetap memberi pelayanan kepada masyarakat, dan menunda kegiatan yang melibatkan banyak orang."

Meski demikan, imbauan Presiden Jokowi tersebut tidak serta merta membuat kepadatan para pekerja di sejumlah transportasi surut pada Senin (16/3). Padahal, beberapa transportasi telah melakukan pembatasan daya angkut. Contohnya Moda Raya Terpadu (MRT) yang membatasi 60 penumpang dalam satu kereta atau 360 orang per rangkaian kereta.

Seperti yang diketahui, penyebaran wabah virus corona di Indonesia saat ini semakin mengganas. Pemerintah baru saja mengumumkan lonjakan pasien virus corona di Tanah Air dari yang sebelumnya 96 orang, saat ini menjadi 117 orang positif covid-19.


(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts