Cuitan Chris Evans 'Captain America'  Soal Donald Trump Ini Bikin Kaget
Getty Images
Selebriti

Selama ini Evans dikenal sebagai salah satu selebriti yang cukup jarang bicara terang-terangan soal masalah politik maupun pemerintahan, sehingga cuitannya di Twitter tentang Trump ini langsung mengejutkan banyak orang.

WowKeren - Aktor pemeran Captain America dalam franchise Marvel Cinematic Universe (MCU), Chris Evans, selama ini dikenal sebagai salah satu sosok yang enggan untuk bicara terang-terangan soal masalah politik maupun pemerintahan. Namun belum lama ini Evans sukses membuat para penggemarnya terkejut lantaran ia tiba-tiba menyinggung Presiden AS Donald Trump lewat cuitannya di Twitter.

Rupanya, aktor "Captain America: The Winter Soldier" tersebut blak-blakan mengaku kecewa dengan gaya pemerintahan sang Presiden. Terlebih di tengah maraknya virus corona (COVID-19) yang kian meresahkan masyarakat.

Dalam cuitannya, aktor ganteng ini menilai bahwa langkah yang diambil oleh Donald Trump tidak membuat warga Amerika Serikat merasa tenang. Terlebih setelah Trump melakukan jumpa pers belum lama ini, di mana Presiden berusia 73 tahun itu justru menghindari wartawan dan meninggalkan lokasi alih-alih menjawab pertanyaan yang diajukan padanya.

"Presiden meninggalkan panggung usai konferensi pers tak jelas dan tak menjawab satupun pertanyaan. Amerika butuh jawaban. Amerika butuh pemimpin. Amerika tak butuh Presiden yang kabur di saat krisis seperti ini dan membiarkan Mike Pence menjadi jubirnya," sindir aktor "Avengers: Age of Ultron" tersebut dalam cuitannya.


Photo-INFO

Seperti yang diketahui, sebelumnya Donald Trump memang menggelar konferensi pers tentang perkembangan virus corona di Amerika Serikat. Akan tetapi setelah menjabarkan kondisi terkini, Trump justru kabur dan membiarkan Mike Pence, petugas yang mengatasi virus Corona di White House, berbicara dan menjawab pertanyaan awak media.

Dalam jumpa pers tersebut, Donald Trump sendiri hanya meinta warganya untuk tenang dan menyebutkan bahwa masalah virus corona sudah berada dalam kontrol pemerintah AS, namun ia tak membagikan detail lebih lanjut.

Sementara itu, sejauh ini tercatat ada sekitar 170,237 kasus pasien positif corona di seluruh penjuru dunia, dengan 6,526 di antaranya meninggal serta 77,789 sembuh. Sedangkan di Amerika Serikat sendiri, ada 3,802 kasus COVID-19, di mana 69 pasien meninggal dan 73 di antaranya sembuh.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts