Lady Gaga Tampil Tanpa Busana di Pemotretan Majalah
Selebriti

Tak hanya diminta menampilkan pose-pose menarik, dalam pemotretan dengan Paper Magazine ini Gaga juga sama sekali tidak segan untuk tampil bugil. Seperti apa?

WowKeren - Bukan Lady Gaga namanya kalau tidak tampil dengan gaya yang nyeleneh dan nyentrik andalannya. Tak terkecuali saat pelantun "I'll Never Love Again" tersebut didapuk sebagai model sampul majalah Paper edisi terbaru.

Dalam pemotretan kali ini, bintang "A Star is Born" tersebut rupanya mengusung konsep futuristik yang memadukan pemotretannya dengan efek CGI. Tak hanya diminta menampilkan pose-pose menarik, Gaga bahkan sama sekali tidak segan untuk tampil bugil di pemotretan kali ini.

Dari sejumlah foto yang dibagikan, pelantun "Shallow" ini tampak mengenakan gaun ulang tahunnya untuk pemotretan bertema robot untuk publikasi "Spring Transformation Issue". Sedangkan di foto lainnya, Gaga tampil bugil tanpa mengenakan busana apapun sembari memamerkan bagian bagian tubuh belakangnya yang terekspos kamera dan tampak dihiasi beberapa kabel sebagai aksesori.

Photo-INFO

Seniman Belgia Frederik Heyman dan sutradara kreatif Nicola Formichetti menggunakan pemindaian 3D dan CGI untuk menggambarkan tubuh Gaga yang terhubung ke jaringan kabel, dengan kulit kepala dan kaki bagian bawahnya dikelupas untuk memperlihatkan bagian tubuh robotnya. Set ini melengkapi dunia fiksi ilmiah yang dibangun Gaga dalam video untuk single pertama album "Chromatica", yaitu "Stupid Love".


Dalam pemotretan ini, Gaga juga sedikit bicara mengenai album barunya yang sangat diantisipasi oleh para penggemarnya. Rupanya, Gaga sempat berpikir untuk mengubah single "Stupid Love" sebelum dirilis.

"Aku dan manajerku, Bobby, berbicara apakah kami perlu mengubah single? Kami telah menghabiskan waktu berbulan-bulan mengembangkan video dan koreografi ini. Dan aku berkata, 'Tidak!'," katanya kepada Paper Magazine.

"Kalian tahu mengapa? Karena lagu itu, ketika dicampur, dan selesai diberi efek visual, ketika semua hal itu menyatu sekaligus, itu akan menjadi karya seni yang aku buat," imbuhnya.

Gaga mengatakan dia masih berjuang dengan depresi klinis, trauma masa lalunya dan diagnosis Fibromyalgia pada 2017. Semua itu memperkuat keinginan untuk kembali ke akar dance-pop-nya di album terbarunya.

"Aku akan melakukan apa pun untuk membuat dunia menari dan tersenyum," katanya. "Aku ingin membuat rekaman yang memaksa orang untuk bersuka cita bahkan di saat-saat paling menyedihkan mereka."

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts