Penderita Corona DKI Jakarta Terus Meningkat, Pemkot Bekasi Bakal Tutup Akses ke Ibu Kota?
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi membahas soal larangan warganya untuk masuk ke wilayah DKI Jakarta. Hal ini guna menghambat laju penyebaran virus Corona yang pesat di Ibu Kota.

WowKeren - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melaporkan adanya 208 warga yang didiagnosa positif terjangkit virus corona (Covid-19). Data tersebut disampaikan melalui situs yang dikelola oleh Pemprov DKI, corona.jakarta.go.id, per Kamis (19/3).

Karena laju penyebaran virus corona yang makin meningkat tiap harinya, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi akhirnya buka suara terkait larangan warganya untuk masuk ke wilayah DKI Jakarta. Keputusan itu akan diambil guna menghambat laju penyebaran virus Corona.

"Saya melarang warga saya untuk melakukan aktivitas ke Jakarta itu saat jumlah (pasien positif Corona) yang ada di Jakarta meningkat," ujar Rahmat Effendi, Rabu (18/3). "Tapi dua hari ini saya lihat masih tetap, masih stagnan, dan mudah-mudahan itu menjadi titik dominasi."

Rahmat menjelaskan bahwa sebagian besar warga Bekasi beraktivitas di Jakarta. Meski demikian, langkah tegas mesti diambil pemda untuk memutus rantai penyebaran virus Corona.


Salah satunya dengan membatasi akses warga Bekasi ke Jakarta. Namun, pria yang akrab disapa Pepen itu tidak memerinci kapan wacana itu akan direalisasikan.

"Dari 2,4 juta warga Bekasi dan 60 persen melakukan aktivitas di Jakarta, saya sampaikan saya harus mengambil keputusan pahit terhadap warga saya walau saya tahu dari kerja itu ada sumber penghasilan," jelasnya. "Tapi pemerintah memberikan kelonggaran 14 hari masa lock tersebut untuk kebaikan kita semua, kebaikan warga Kota Bekasi, dan kebaikan warga masyarakat Jakarta."

Dalam kesempatan yang sama, Pepen menegaskan bahwa di daerahnya yaitu Bekasi tidak ditemukan pasien positif corona. "Kita dapat pemberitahuan ada positif Corona, warga Bekasi," tutupnya. "Nah, Bekasinya itu saya kasih label, beliau tanggal di Kabupaten Bekasi, hanya aktivitasnya ada di Kota Bekasi, letaknya di Kecamatan Mustika Jaya. Sampai saat ini kita masih negatif."

Sementara itu, hingga saat ini, DKI Jakarta masih menjadi daerah terbanyak yang terdapat pasien positif corona. Dari total 208 warga yang positif terjangkit corona tersebut, 108 orang di antaranya dirawat di rumah sakit. Lalu 70 orang di antaranya menjalani isolasi mandiri. 13 orang dinyatakan sembuh dan 17 orang dilaporkan meninggal dunia.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts