Mulut Anggika Bolsterli Penuh Ulat Pemakan Bangkai di Poster Film 'Ghibah'
Instagram/anggikabolsterli
Film

Selain Anggika Bolsterli, 'Ghibah' dibintangi oleh Verrell Bramasta, Zsa Zsa Utari, Arafah Rianti, Opie Kumis, dan Asri Welas. Film 'Ghibah' telah menyelesaikan proses syuting.

WowKeren - Film "Ghibah" merilis poster resminya pada Rabu (18/3). Dalam poster tersebut, Anggika Bolsterli tampil mengerikan dengan menjulurkan lidah yang penuh ulat pemakan bangkai. Sementara pemain lain yakni Verrell Bramasta, Zsa Zsa Utari, Arafah Rianti, Opie Kumis, dan Asri Welas tampak jijik melihat hal itu.

Film "Ghibah" terinspirasi dari Al Quran surat Al-Hujarat ayat 12 tentang Allah SWT menyamakan orang berghibah seperti memakan bangkai saudaranya sendiri. Riza Pahlevi menekankan cerita film "Ghibah" pada pada dampak-dampak pelaku dan korban ghibah.


"Bisa jadi pelaku 'Ghibah' itu tidak sadar bahwa dampak 'Ghibah' itu bisa berbahaya. Nah, visualnya semakin jelas dalam poster ini," jelas Riza. "Orang sering tidak sadar mengghibah jadi tidak sadar sedang makan bangkai. Bangkai kan banyak ulatnya, karena itu digambarkan mulut Anggika Bolsterli penuh ulat."

Mulut Anggika Bolsterli Penuh Ulat Pemakan Bangkai di Poster Film \'Ghibah\'

Siaran Pers

Anggika Bolsterli mengaku sempat jijik ketika melihat ulat di mulutnya. “Jijik sendiri ya. Di film ini bukan cuma ulat yang terlihat, tapi juga ada aroma bangkai yang mengikuti orang 'Ghibah'. 'Ghibah' yang awalnya saya anggap sepele ternyata bisa berdampak besar pada orang yang digunjing. Saya lebih mawas diri usai syuting film ini,” kata Anggika.

Produser Dheeraj Kalwani mengandeng Verrell Bramasta untuk bermain film horor pertama kali di film 'Ghibah'. "Verrell selama ini lebih banyak main drama romantis. Di film ini dia akan memberikan penampilan berbeda," katanya.

Sutradara Monty Tiwa mengaku bersyukur telah merampungkan syuting film ini. "Saya bersyukur syuting film ini berjalan lancar dan sudah selesai, tidak terpengaruh sama wabah virus Covid Corona 19," ujar Monty.

"Sekarang kami memasuki tahap post production. Saya berharap penonton film ini bisa merasakan kedekatan dengan masing-masing karakter," pungkasnya. "Karena 'Ghibah' ini relatable banget sama kehidupan kita sehari-hari."

(wk/nere)

You can share this post!

Related Posts