Prabowo Minta Pesawat TNI Untuk Ambil Alat Kesehatan di Tiongkok
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Permintaan Prabowo Subianto untuk mengerahkan pesawat TNI tersebut tertuang dalam urat Menteri Pertahanan bernomor B/667/M/III/2020 yang ditujukan kepada Panglima TNI Marsekal [Hadi Tjahjanto.

WowKeren - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto meminta Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto untuk mengerahkan pesawat TNI demi penanganan virus corona (Covid-19). Pesawat TNI tersebut nantinya akan dipakai untuk mengambil alat-alat kesehatan dari Shanghai, Tiongkok.

Permintaan Prabowo tersebut tertuang dalam urat Menteri Pertahanan bernomor B/667/M/III/2020. "Mohon Panglima TNI dapat memberikan dukungan pesawat terbang dalam rangka pengambilan alat kesehatan yang berada di Shanghai, Republik Rakyat Tiongkok," demikian kutipan surat yang diteken langsung oleh Prabowo tersebut, dilansir CNN Indonesia pada Kamis (19/3).


Menurut juru bicara Menhan Prabowo, Dahnil Anzar Simanjutak, penggunaan pesawat TNI tersebut lebih cepat dibandingkan dengan penggunaan fasilitas lainnya. "Menhan Prabowo Subianto meminta penggunaan pesawat TNI untuk mengambil alat-alat kesehatan dari Shanghai untuk mempermudah proses birokrasi G to G yang cepat dibandingkan dengan penggunaan fasilitas lainnya dan bisa membantu Tim Gugus Tugas Covid-19 seperti yang diperintahkan Presiden RI Joko Widodo," jelas Dahnil.

Lebih lanjut, Dahnil juga merinci alat kesehatan apa yang akan diangkut menggunakan pesawat TNI tersebut. Nantinya, alat-alat tersebut akan digunakan oleh tim medis dalam rangka menangani pandemi virus corona.

"Alat-alat kesehatan yang diambil di Shanghai, RRT, berupa disposable masks, n95 masks, protective clothing, googles, gloves, shoe covers, infrared thermometer, dan surgical caps," ungkap Dahnil. "Yang nantinya dipersiapkan bisa digunakan oleh tim medis Kemhan dan TNI untuk membantu Gugus Tugas Covid-19 dan para dokter yang sudah berjuang di lapangan dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19)."

Menurut Dahnil, pesawat TNI ini akan berangkat dalam 1-2 hari ke depan. "Segera satu-dua hari ini," pungkas Dahnil.

(wk/riaw)

You can share this post!

Related Posts