8 Museum Di Dunia Ini Tawarkan Tur Virtual Yang Keren, Bisa Tetap Jalan-jalan Meski 'Di Rumah Aja'!
Unsplash/Andrew Neel
Travel

Beberapa museum menawarkan salah satu cara untuk menghindari kebosanan yakni melalui tur virtual. Lewat tur virtual ini, sejumlah museum di dunia kini dapat dikunjungi siapapun dan kapanpun.

WowKeren - Sejak wabah virus corona meluas, seluruh masyarakat dihimbau untuk tetap berada di rumah demi mengantisipasi penularan virus tersebut. Tak hanya itu, murid sekolah juga diliburkan serta beberapa pegawai kantor diharusnya bekerja dari rumah.

Selain itu, banyak tempat wisata juga diketahui tutup dan tidak beroperasi salah satunya adalah museum. Kini, selama masa isolasi diri, sejumlah tempat museum menawarkan salah satu cara untuk menghindari kebosanan yakni melalui tur virtual. Lewat tur virtual ini, sejumlah museum di dunia kini dapat dikunjungi siapapun dan kapanpun.


Museum virtual sendiri adalah entitas digital yang mengacu pada karakteristik museum, untuk melengkapi, meningkatkan, atau menambah pengalaman museum melalui personalisasi, interaktivitas, dan kekayaan konten. Dengan kata lain, kalian bisa dengan mudah mengunjungi museum dari luar negeri sekalipun meski berada di rumah.

Penasaran museum mana saja yang bisa kalian kunjungi secara virtual? Berikut tim WowKeren rangkum 8 rekomendasi museum virtual di dunia. Yuk disimak!

(wk/putr)

1. National Gallery of Art, Washington


National Gallery of Art, Washington

Museum yang terkenal ini diketahui memiliki 2 pameran yang tersedia untuk dijelajahi secara online. Yang pertama adalah pameran dari fashion Amerika dari tahun 1740 sampai 1895. Pameran ini berisi banyak pakaian dari masa kolonial dan revolusi. Sementara pameran kedua adalah karya seni dari seniman barok dari Belanda, Johannes Vermeer.

Selain itu, museum ini juga memajang lukisan, patung, karya-karya Eropa dan Amerika di atas kertas, foto, dan seni dekoratif. Ada juga lukisan-lukisan pada tanggal koleksi permanen dari Abad Pertengahan hingga saat ini.

2. Le Musee du Louvre, Prancis


Le Musee du Louvre, Prancis

Museum Louvree Paris yang menyimpan koleksi seni terbesar dan barang sejarah dunia merupakan salah satu yang telah menutup diri akibat virus corona. Namun, kini museum itu dapat diakses secara virtual. Lewat tur virtual ini kalian bisa menjelajahi Museum Louvree dan melihat aneka koleksi dari zaman Mesir hingga Galerie d'Apollon secara virtual.

Selama masa Imperium Prancis Kedua, museum ini berhasil memperoleh 20.000 koleksi. Koleksi museum terus bertambah dengan adanya sumbangan dan hadiah yang terus meningkat sejak masa Republik Prancis Ketiga. Pada tahun 2008, koleksi museum dibagi menjadi delapan departemen kuratorial yakni Koleksi Mesir kuno, benda purbakala dari Timur Dekat, Yunani, Etruskan, Romawi, Seni Islam, Patung, Seni Dekoratif, Seni Lukis, Cetakan dan Seni Gambar.

3. British Museum, Inggris


British Museum, Inggris

British Museum adalah salah satu museum yang wajib didatangi saat ke London, Inggris. Namun, museum ini kini bekerja sama dengan Google menyediakan tur museum secara virtual yang dibagi dalam beberapa tema dan area. Mulai dari artefak sampai mumi bisa dilihat di sana.

Penjelasannya pun sangat lengkap. Ada gambar, tulisan, dan audio yang bisa didengarkan dalam bahasa Inggris. Selain itu, museum ini juga adalah salah satu museum terbesar dan terpenting dalam sejarah dan budaya manusia di dunia. Koleksi permanennya berjumlah lebih dari 8 juta benda, yang memberikan gambaran dan dokumentasi sejarah kebuayaan manusia dari awal tercipta hingga masa kini.

4. Natural History Museum London, Inggris


Natural History Museum London, Inggris
https://lookup.london/

Natural History Museum di London pun bekerja sama dengan Atlantic Productions dan Samsung untuk merealisasikan pagelaran yang menggambarkan kehidupan masa lalu. Pameran bertajuk “David Attenborough’s First Life” ini dibuat untuk mengungkap bagaimana keadaan Bumi sekitar 540 juta tahun lalu. Pengunjung bisa menyelami lautan dan bertemu langsung dengan bermacam organisme tertua di dunia selama 15 menit, dan tentu saja, dengan narasi yang dipandu oleh Sir David Attenborough.

Dari situ pengunjung akan menyaksikan proses evolusi organisme seperti Opabinia, Anomalocaris dan Hallucigenia menjadi hewan-hewan pertama yang menduduki Bumi, sebuah informasi yang sebelumnya hanya bisa kita akses melalui fosil, patung, lukisan maupun buku.

5. Pergamon Museum, Jerman


Pergamon Museum, Jerman

Pergamon adalah salah satu museum terbesar di Jerman. Museum bersejarah ini memiliki banyak koleksi artefak kuno seperti Ishtar Gate of Babylon yang terkenal hingga Altar Pergamon. Pergamon Museum menyimpan bangunan-bangunan monumental yang direkonstruksi pada ukuran aslinya, misalnya Pergamon Altar dan Gerbang Pasar kota Miletus, semua terdiri dari bagian-bagian yang dipindahkan dari Turki.

Museum ini dibagi atas "Koleksi barang antik", "Middle East Museum", dan "Museum of Islamic Art". Setiap tahunnya museum ini dikunjungi oleh sekitar 1.135.000 orang, sehingga merupakan museum yang paling banyak dikunjungi di Jerman (2007). Di antara koleksi terdapat patung-patung dari zaman kuno sampai Hellenistik, serta karya-karya seni dari Yunani dan Romawi kuno: arsitektur, patung, inskripsi, mosaik, perunggu, perhiasan dan keramik.

6. National Museum of Modern and Contemporary Art, Korea Selatan


National Museum of Modern and Contemporary Art, Korea Selatan

Korea juga jadi salah satu negara yang sedang berjuang melawan Coronavirus. Banyak tempat umum yang ditutup. Namun bukan berarti Mama tidak bisa mengunjungi museumnya dari komputer atau laptop. National Museum of Modern and Contemporary Art di Seoul, Korea Selatan merupakan museum yang paling terkenal di Korea.

Museum ini adalah museum seni kontemporer dengan museum utama di Gwacheon dan masing-masing tiga cabang di Deoksugung, Seoul dan Cheongju. Museum ini pertama kali didirikan pada tahun 1969 sebagai satu-satunya museum seni nasional di negara itu yang menampung seni modern dan kontemporer Korea dan seni internasional dari periode waktu yang berbeda.

7. Van Gogh Museum, Belanda


Van Gogh Museum, Belanda
https://www.archdaily.com//Ronald Tilleman

Saking terkenalnya, seniman yang satu ini sampai memiliki museum ata namanya. Bisa ditebak, Van Gogh Museum berisi tentang karyanya dari masa ke masa, termasuk lukisannya yang paling terkenal yaitu The Starry Night. Setidaknya ada 200 lukisan, 500 gambar, dan lebih dari 750 surat pribadi milik Gogh.

Museum yang dibuka pada 2 Juni 1973 ini berada di gedung yang dirancang oleh Gerrit Rietveld dan Kisho Kurokawa. Pada 2015, museum ini meraih 1.9 juta pengunjung, dan merupakan museum paling banyak dikunjungi ke-2 di Belanda dan museum seni rupa yang paling banyak dikunjungi ke-31 di dunia.

8. Musee d'Orsay, Perancis


Musee d'Orsay, Perancis

Puluhan karya seni lukisan klasik bisa kalian temukan di Musée d’Orsay, Paris. Bukan hanya seni kontemporer dan modern, lukisan dari para seniman yang hidup tahun 1848-1914 juga bisa kalian nikmati di sini. Kalau penasaran dengan Musée d’Orsay, kalian bisa menikmati tur di museum ini secara virtual.

Awalnya, museum ini adalah sebuah stasiun kereta api, yang dibangun pada tahun 1900 oleh Victor Laloux, dan berguna sebagai stasiun terminal rute Paris-Orléans. Stasiun ini ditutup pada 1939, dan ditetapkan sebagai sebuah monumen bersejarah dan cagar budaya pada tahun 1978, lalu dibuka kembali sebagai museum pada bulan Desember 1986. Di ruang utama terdapat sebuah jam besar yang masih berfungsi.

Intip juga yuk beberapa tips untuk membersihkan ponsel kalian dari kuman dan virus lewat artikel berikut. Simak juga beberapa rekomendasi tontonan menarik yang bisa kalian lakukan di rumah ketika sedang "di rumah aja" di sini.

You can share this post!

Related Posts