Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana Positif Virus Corona, Tika T2 Beri Dukungan
Instagram/tika_ramlan
Selebriti
Seleb vs Corona

Sementara itu, per 23 Maret 2020, kasus virus corona di Indonesia sudah mencapai 579 kasus. Korban yang meninggal meningkat menjadi 49 orang dan yang sembuh 30 pasien.

WowKeren - Wakil Wali Kota Bandung yana Mulyana dikonfirmasi positif terinfeksi virus corona. Hal itu disampaikan langsung lewat akun Instagram pribadinya pada Senin (23/3) malam.

Dalam postingan tersebut, Yana mengaku sempat mengalami demam. Berdasarkan hasil uji tes swab yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Jawa Barat, ia dinyatakan positif Covid-19.

Hingga saat ini Yana mengisolasi diri selama 11 hari dan berlanjut hingga beberapa hari ke depan. Ia pun memohon doa kepada warga Bandung.

"Assalamualaikum wargi Bandung sadayana, hasil swab test saya hari ini telah keluar dari Dinkes Prov. Jabar, dan dinyatakan saya positif covid 19," ungkap Yana. "Adapun saya telah mengisolasi diri selama 11 hari, dan akan dilanjutkan beberapa hari ke depan."

"Dengan segala kerendahan hati, saya mohon doa dari wargi Bandung sekalian," lanjut yana. "Dan untuk seluruh wargi Bandung, saya himbau untuk tetap melakukan Social Distancing, dan menjaga kesehatan."


Unggahan Yana sontak menuai banyak doa dan dukungan. Termasuk dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil hingga dari kalangan arti yakni Tika T2.

"Insya Allah, Kita pasti menang kaaang. Doa dari kami sekeluarga," dukung Ridwan Kamil. "semoga lekas sembuh yah pak," balas akun @sabri***ameh.

"Cepet sehat bismillah 😊," sahut Tika. "Lekas sehat kembali Bapak @kangyanamulyana . Kembali bersama kami membangun Bandung," tambah akun @disbudpar.bdg.

Sementara itu, per 23 Maret 2020, kasus virus corona di Indonesia sudah mencapai 579 kasus. Korban yang meninggal pun meningkat menjadi 49 orang, dengan jumlah yang sembuh mencapai 30 pasien.

"Jumlah kasus bertambah 65 dari data kemarin. Sehingga total kasus hari ini menjadi 579 orang," ucap juru bicara pemerintah Achmad Yurianto saat konferensi pers di Jakarta yang disiarkan langsung, Senin (23/3). "Total jumlah kematian 49 kasus. Jumlah yang sembuh mencapai 30 orang."

(wk/riaw)

You can share this post!

Related Posts