Tina Toon Desak Pemprov DKI Alokasikan APBD Untuk Tangani Corona
Instagram
Selebriti
Seleb vs Corona

Tina Toon terus mengupayakan agar pemprov DKI segera mencairkan dana APBD guna membantu penanganan virus Corona. Menurunya, ada dana milliaran rupiah yang bisa dikeluarkan untuk membantu korban wabah Corona.

WowKeren - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan Tina Toon mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mengalokasikan dana APBD DKI guna menangani dampak mewabahnya Corona alias Covid-19. Ia pun terus mengupayakan anggaran cair untuk penanganan Corona di Jakarta.

Lebih lanjut, Tina menyebutkan jika alokasi dana itu kan digunakan terutama untuk menyediakan alat pelindung diri (APD) seperti masker, sarung tangan dan jaket pelindung bagi para tenaga medis yang sedang berjuang melawan virus Corona di berbagai rumah sakit. Mantan penyanyi cilik ini mengutarakan pendapatnya di postingan Instagramnya.


Dalam postingan tersebut, Tina tampak mendesak anggota pemprov DKI untuk segera mencairkan dana BTT (Belanja Tak Terduga) APBD yang berjumlah 188 Milliar guna membantu penanganan virus Corona. Sebagai wakil rakyat, Tina ingin melakukan yang terbaik demi masyarakat Jakarta.

Tina mengingatkan, bahwa masih ada anggaran Formula E sebesar Rp 1,8 triliun yang akhirnya tidak terlaksana. Sebagian besar anggaran itu harus dialokasikan untuk penanganan dampak Corona. Sebab mewabahnya Corona memang telah mengakibatkan dampak di berbagai aspek kehidupan, seperti sosial dan ekonomi.

Ia juga menyatakan dana APBD bagi kegiatan-kegiatan DKI yang tak terlaksana juga harus dialokasikan bagi penanganan dampak Covid-19. "APBD DKI ini khan besar, Rp 87,9 Triliun. Kalau kepala daerah lainnya bisa mengalokasikan APBD nya untuk penanganan dampak Corona, Pemprov DKI juga harus hadir untuk masyarakatnya," ujar Tina.

Annggaran APBD ini juga dimaksudkan Tina agar dapat membantu masyarakay ekonomi rendah yang terdampak wabah Corona. Sebab sejak virus Corona masuk ke Indonesia, masyarakat golongan ekonomi rendah sedikit demi sedikit mulai terganggu mata pencahariaannya.

"Dana APBD itu juga harus dialokasikan untuk kalangan masyarakat yang secara ekonomi terdampak dari pandemi Corona ini. Seperti driver ojek online, pekerja harian dan pedagang kecil yang penghasilannya menurun karena mewabahnya Corona," kata Tina megutip Gesuri.id, Selasa, (24/3)

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts