Mendadak 'Home Schooling', Berikut Tips Dukung Pembelajaran Anak Saat Sekolah Libur Karena COVID-19
Lifestyle
COVID-19 di Indonesia

Sebagian besar anak-anak tidak dapat berhasil menyelesaikan pekerjaan sekolah online tanpa pertanggungjawaban dan dukungan orang tua. Untuk itu ada baiknya orang tua memberikan dukungan untuk lebih mengoptimalkan pembelajaran di rumah.

WowKeren - Wabah virus corona atau COVID-19 kini sudah menyebar di berbagai negara termasuk Indonesia. Hal ini membuat beberapa otoritas lokal sementara waktu menutup sekolah untuk memperlambat laju infeksi. Tak heran banyak orang tua khawatir tentang kemungkinan bahwa anak-anak mereka sementara waktu kehilangan akses ke sumber daya pendidikan sekolah.

Saat sekolah mencari cara untuk menerapkan pembelajaran online jika terjadi penutupan sekolah, orang tua mungkin bertanya-tanya seperti apa program-program ini, dan bagaimana perubahan dalam pembelajaran ini akan berdampak pada mereka dan anak-anak mereka. Jika sekolah anak menerapkan beberapa bentuk pembelajaran online, kalian tidak boleh berasumsi bahwa komputer akan cukup untuk mengimbangi pendidikan yang diterima anak di sekolah.


Anak-anak tidak boleh dibiarkan menyelesaikan pembelajaran online mereka sendiri dan tanpa bimbingan. Sebagian besar anak-anak tidak dapat berhasil menyelesaikan pekerjaan sekolah online tanpa pertanggungjawaban dan dukungan yang diberikan oleh orang tua. Untuk itu ada baiknya para orang tua memberikan dukungan untuk lebih mengoptimalkan pembelajaran di rumah.

Bagaimana caranya? Berikut tim WowKeren rangkum 8 langkah mudah untuk mendukung kegiatan pembelajaran anak ketika sekolah diliburkan karena wabah COVID-19. Yuk disimak!

(wk/putr)

1. Ingat Untuk Selalu Ciptakan Lingkungan Belajar Yang Ideal


Ingat Untuk Selalu Ciptakan Lingkungan Belajar Yang Ideal

Langkah pertama untuk mengoptimalkan pembelajaran di rumah adalah menciptakan lingkungan belajar yang ideal. Anak-anak mencapai pekerjaan terbaik mereka di tempat yang tenang, nyaman dan berdedikasi untuk belajar. Idealnya, ini akan menjadi set-up yang berbeda dari tempat biasanya mereka bermain game atau menonton televisi.

Ingatlah bahwa anak-anak akan berada di ruang ini selama berjam-jam setiap hari, dan orang tua harus berhati-hati terhadap masalah tulang yang mungkin timbul terkait kenyamanan dan postur. Selain itu pertimbangkan untuk membatasi ponsel dan tablet anak-anak sampai tugas sekolah mereka selesai dengan memuaskan, sehingga dapat menerima perhatian penuh mereka.

Aplikasi, permainan, dan fitur olah pesan memang menyenangkan, tetapi mereka juga bisa mengganggu. Ini mungkin bukan pilihan bagi semua orang, tetapi idealnya, cobalah memberi anak Anda perangkat khusus seperti laptop sekolah untuk pembelajaran online maksimum.

2. Jalankan Metode Belajar Membaca Dengan Lantang Agar Tidak Membosankan


Jalankan Metode Belajar Membaca Dengan Lantang Agar Tidak Membosankan

Saat orang tua membeli bahan makanan, berhentilah di perpustakaan untuk membeli buku untuk dibacakan kepada anak-anak. Banyak perpustakaan yang juga memiliki program peminjaman ebook atau buku audio. Jika kalian tidak dapat pergi ke perpustakaan secara langsung, kalian mungkin dapat mengunduh buku untuk dibaca.

Cukup banyak buku untuk anak-anak dan remaja juga tersedia untuk dibaca secara online gratis melalui berbagai layanan. Penelitian menunjukkan bahwa membaca untuk anak-anak sangat bermanfaat bagi perkembangan kosakata dan pemahaman bacaan mereka.

Anak-anak akan mengembangkan keterampilan membaca yang matang melalui proses belajar ini. Mereka akan memahami penggunaan bahasa secara langsung dalam konteksnya. Jadi berbicara melalui elemen cerita kunci dengan anak-anak adalah komponen penting dari membaca bersama dengan keras.

3. Agar Anak Tidak Stres, Lakukan Game Sambil Belajar


Agar Anak Tidak Stres, Lakukan Game Sambil Belajar

Salah satu hal yang membuat orang tua kesulitan menerapkan belajar di rumah adalah ketidakinginan anak untuk belajar. Hal ini mungkin didasari karena pembelajaran yang tidak menarik. Untuk mengatasinya, para orang tua bisa menerapkan pembelajaran yang diselingi dengan permainan.

Lakukan beberapa permainan kartu dan permainan papan dengan komponen menarik yang mendorong pembelajaran seperti game seni bahasa, matematika, studi sosial atau sains. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa memiliki pengalaman tidak langsung dengan angka dalam konteks memotivasi permainan mungkin bermanfaat bagi perkembangan matematika anak-anak.

Anak-anak yang lebih kecil dapat mengambil manfaat dari menggunakan permainan dadu atau bermain kartu untuk mempelajari nama-nama angka dan operasi sederhana, sementara anak-anak yang lebih besar dan remaja dapat menghargai permainan logika dan strategi seperti catur dan sudoku. Banyak permainan tersedia secara online gratis, dipinjam di perpustakaan setempat, atau dengan biaya rendah di toko barang bekas lokal terdekat.

4. Jangan Hanya Bermalas-malasan Di Rumah Dan Lakukan Kegiatan Menarik


Jangan Hanya Bermalas-malasan Di Rumah Dan Lakukan Kegiatan Menarik

Ketika sedang di rumah luangkan waktu sejenak untuk mencari ide membuat kerajinan dan sains bersama anak-anak. Atau kalian bisa menyewa buku atau membaca buku sains online gratis yang mencakup eksperimen dan kegiatan yang dapat dilakukan anak-anak di dapur. Ada banyak juga buku-buku seni dan kerajinan dapat memicu imajinasi anak Anda.

Pencarian cepat Google atau YouTube juga akan menarik banyak eksperimen ilmu sains dan ide-ide kerajinan. Melakukan kegiatan bersama berkontribusi pada ikatan keluarga, dan proyek langsung seringkali menawarkan manfaat tambahan dalam pembelajaran sains, teknik, melatih imajinasi, dan koordinasi tangan serta mata.

Selain itu, ajak juga anak kalian untuk membuat jurnal yang berisi kegiatan mereka sehari-hari. Buat tantangan seni harian seperti merencanakan perburuan harta karun di Rumah. Jika anak-anak bisa memainkan alat musik, minta mereka untuk mengadakan konser kecil-kecilan. Anak-anak juga suka bermain, terutama ketika mereka memiliki akses ke bahan untuk digunakan sebagai kostum dan membuat pertunjukan teater kecil. Anak-anak mungkin juga senang menyusun "museum" karya seni mereka.

5. Usahakan Anak Tetap Aktif Selama Di Rumah Agar Tidak Bosan Dan Rewel


Usahakan Anak Tetap Aktif Selama Di Rumah Agar Tidak Bosan Dan Rewel

Anak-anak diketahui memiliki banyak energi dan perlu istirahat dari pembelajaran online. Jika energinya tak tersalurkan, bisa jadi mereka rewel dan merengek untuk bermain di luar. Ini adalah salah satu tantangan orang tua untuk tetap membuat mereka aktif beraktivitas meski harus tetap berada di rumah.

Jika Anda memiliki area luar ruang pribadi seperti halaman belakang, kalian dapat menggunakannya untuk kegiatan menarik seperti lompat tali, dan bermain tangkapan frisbee. Anak-anak dapat bermain di dalam ruangan melalui video tarian dan tutorial yoga untuk keluarga di YouTube. Pesta dansa keluarga atau sesi yoga dapat menjadi cara yang bagus untuk membantu anak-anak Anda berolahraga.

Selain itu juga manfaatkan hal ini untuk membuat anak disiplin dalam menjalankan pekerjaan rumahnya seperti membersihkan tempat tidur atau membereskan mainannya. Buat peraturan seperti jika berhasil membereskan mainannya, maka mereka akan mendapatkan poin tertentu. Poin tersebut dapat dikumpulkan dan ditukarkan dengan makanan atau cemilan kesukaan mereka. Sehingga selain akan semangat bergerak mereka juga bertanggung jawab akan tugas mereka di rumah.

6. Tetap Biarkan Anak Berkomunikasi Dengan Sahabatnya Agar Tak Merasa Kesepian


Tetap Biarkan Anak Berkomunikasi Dengan Sahabatnya Agar Tak Merasa Kesepian
iStockphoto

Sekalipun tidak disarankan bagi anak-anak Anda untuk bertemu teman secara langsung, mereka mungkin merasa sulit untuk dipisahkan dari teman-teman sebayanya dalam waktu yang lama. Salah satu hal yang paling dirindukan anak untuk sekolah adalah bertemu tema sebaya dan bermain bersama. Untuk itu penting bagi kalian tetap membiarkan anak berinteraksi dengan temannya.

Kalian dapat mengatur panggilan telepon atau video call untuk anak-anak kalian dan teman-teman mereka. Orang tua juga bisa membuat server Minecraft pribadi sehingga mereka dapat bermain game online bersama. Kalian bahkan dapat mengatur klub online untuk anak-anak yang lebih besar.

7. Agar Lebih Bervariasi, Manfaatkan Pembelajaran Melalui Fasilitas Digital


Agar Lebih Bervariasi, Manfaatkan Pembelajaran Melalui Fasilitas Digital

Saat ini, semua kegiatan tak dapat dipisahkan dengan teknologi termasuk sarana pembelajaran. Sudah banyak sejumlah serial TV, saluran YouTube, dan game online yang memiliki aspek pendidikan. Para orang tua bisa memanfaatkan hal tersebut untuk menambah pengetahuan anak selama di rumah.

Orang tua juga harus mendampingi anak ketika mengakses fasilitas pembelajaran digital ini. Periksa apakah mereka tertarik pada pembelajaran itu atau hanya melamum. Ajukan pertanyaan di sela-sela pembelajaran. Meskipun ini mungkin memerlukan cuti satu jam dari pekerjaan, namun penting untuk memastikan bahwa anak-anak memang belajar.

8. Tekankan Pada Anak Jika Ini 'Bukan Liburan'


Tekankan Pada Anak Jika Ini 'Bukan Liburan'
The New York Times/Luke Sharrett

Meskipun tinggal di rumah dari sekolah mungkin terasa seperti liburan, ingatkan anak-anak bahwa mereka saat ini tidak sedang berlibur. Tugas, nilai, persyaratan dan tes seperti ujian tidak akan hilang hanya karena kelas diliburkan dan sekolah tutup.

Simak juga beberapa cemilan lezat yang bisa kalian buat bersama di rumah melalui artikel berikut. Untuk usir bosan dengan anak, kalian juga bisa jalan-jalan ke museum di dunia melalui fitur virtual dalam artikel berikut.

You can share this post!

Related Posts