Tak Hanya di RI, Dokter yang Tangani Pasien Corona di India Juga Alami Diskriminasi
Marco Cantile/Getty Images
Dunia
Pandemi Virus Corona

Di India, dokter yang menangani pasien corona tak hanya harus berkutat melawan ancaman corona lantaran harus merawat pasien terinfeksi, mereka juga mengalami masalah sosial di lingkungan tempat tinggalnya.

WowKeren - Petugas medis dan dokter yang merawat pasien corona adalah garda terdepan masyarakat dalam memerangi virus corona atau COVID-19. Sayangnya, tenaga medis justru mendapat perlakuan yang kurang pantas.

Seperti tenaga medis di Jakarta. Alih-alih mendapat apresiasi, mereka justru mendapat penolakan dari warga di kampung tempat tinggal mereka. Alhasil, lantaran tidak bisa pulang ke rumah mereka kini harus tinggal sementara di salah satu gedung RSUP Persahabatan. Kejadian itu dipastikan baru terjadi di lingkungan RSUP Persahabatan Pulogadung, Jakarta Timur.


Fenomena ini rupanya tidak hanya terjadi di Indonesia. Di India, dokter yang menangani pasien corona pun mengalami hal serupa. Tak hanya harus berkutat melawan ancaman corona lantaran harus merawat pasien terinfeksi, mereka juga mengalami masalah sosial di lingkungan tempat tinggalnya.

Dilansir Qz, negara tersebut melaporkan kasus terkait dokter, perawat, serta tenaga profesional kesehatan yang justru dijauhi oleh masyarakat. Masyarakat menganggap jika para petugas medis tersebut mampu menularkan virus sehingga mereka pun mengusir para tenaga medis karena takut terinfeksi.

Seorang dokter junior di Rumah Sakit MGM Hyderabad kepada The New Indian Express mengatakan jika ada banyak dokter yang diminta untuk meninggalkan apartemen mereka. Alhasil, banyak petugas medis menjadi telantar harus tinggal di jalanan.

"Mereka mengenali kami dengan jas lab dan stetoskop kami. Banyak dokter telah diminta untuk mengosongkan rumah sewaan mereka oleh tuan tanah mereka karena mereka percaya bahwa dokter yang tinggal di rumah mereka mungkin membuat mereka lebih rentan terhadap Covid-19," kata dia. "Seorang pemilik (rumah) bahkan mengatakan kami kotor. Mereka meminta kami untuk pergi tanpa pemberitahuan. Sebagian besar dokter sekarang di jalan-jalan dan tidak punya tempat tinggal."

Sementara itu beberapa dokter dan perawat dari All India Institute of Medical Sciences (AIIMS) di New Delhi telah melaporkan pelecehan yang mereka alami dari tetangga. Mereka meminta agar pihak rumah sakit mencari bantuan pemerintah guna mengatasinya.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts