Jadi Produk Langka, Dokter Ini Bagi Tips Buat Masker Kain Cegah Corona
Dunia
Pandemi Virus Corona

Seorang ahli anestesi di Taiwan membagikan langkah untuk membuat masker bedah secara mandiri mengingat produk tersebut tengah langka dewasa ini. Simak penjelasan sang dokter berikut ini.

WowKeren - Masker kesehatan, terutama tipe surgical mask yang hanya sekali pakai menjadi produk langka di tengah wabah virus Corona seperti saat ini. Selain langka, harga produk ini pun meroket sampai berkali-kali lipat diatas harga normal.

Enggan berpangku tangan lantaran hal tersebut, seorang dokter asal Taiwan pun membagikan tips untuk mengatasinya. Spesialis anestesi bernama Chen Xiaonting itu menggunakan masker kain dan "menyulap"nya agar bisa seperti surgical mask yang biasa dipakai paramedis.


Menurut Chen, yang dibutuhkan hanyalah kain tanpa tenunan atau rajutan, atau dikenal pula sebagai bahan nonwoven. Sebab bahan inilah yang menjadi penyusun tiga lapisan pada masker bedah.

Lebih detail, Chen menyebut lapisan pertama dibuat dari bahan bersifat kedap air. Kemudian di bagian tengahnya adalah kain nonwoven sebagai penyaring, dan terakhir kain putih yang juga nonwoven.

Chen menyatakan lapisan terdalam dan terluar bisa diubah dengan kain jenis apapun. Hanya saja ia menegaskan bagian tengahnya harus dari kain nonwoven, yang ternyata lazim ditemui di kehidupan sehari-hari.

Bahan yang dimaksud adalah tisu basah, tisu toilet, pembalut bersih, atau popok bersih. Chen sendiri menggunakan tisu basah yang dikeringkan sebagai lapisan kedua masker "DIY"-nya itu.

"Masker bedah umum menggunakan kain mikrofiber meltblown nonwoven," ujar Chen, dikutip dari Mothership, Kamis (26/3). "Struktur kapilernya yang unik membuat kain ini menjadi bahan yang bagus untuk penyaringan."

Jadi Produk Langka, Dokter Ini Bagi Tips Buat Masker Kain Cegah Corona

Facebook/Chen Xiaonting

Chen pun menyarankan agar masker ini dibuat khusus oleh penjahit yang terampil. Seperti misal maskernya yang memiliki bagian yang bisa dibuka sehingga tisu basah yang telah ia keringkan bisa disisipkan di sana.

Namun ada satu hal yang harus diingat oleh para pengguna masker kain ini, yakni jangan malas mencuci. Di sisi lain, Chen pun menegaskan bahwa masker bukanlah satu-satunya cara efektif untuk mencegah penularan virus. Justru jaga jarak dan rajin cuci tangan lah alternatif terbaik untuk menekan tingkat penularan virus.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts