Armand Maulana 'Diusir' Pemilik Apartemen di Inggris Gara-gara Dianggap Bawa Virus Corona
Instagram/armandmaulana04
Selebriti
Seleb vs Corona

Pasangan musisi Armand Maulana dan Dewi Gita awalnya berniat mengantarkan sang putri untuk melihat tiga kampus di Inggris. Namun ternyata, terjadi hal yang tidak terduga terkait apartemen tempat mereka menginap.

WowKeren - Belum lama ini pasangan musisi Armand Maulana dan Dewi Gita mengantarkan anak semata wayangnya untuk melihat tiga kampus di Inggris. Armand mengungkapkan bahwa dirinya harus mengecek segala hal seperti asrama dan kampus yang akan menjadi tempat sang putri tinggal nantinya.

"Mau nganterin anak saya Naja, melihat university. Dia (Naja) kan alhamdulillah keterima di tiga university di Inggris. Jadi hari ini kita harus kesana dulu, harus melihat, cek-cek segala macam dipersiapkan di rumah nih," kata Armand lewat video di channel YouTube-nya.


Semua berjalan lancar sampai tiba-tiba pesanan apartemen keluarga Armand dibatalkan sepihak oleh pemiliknya. Armand mengaku telah memesan kamar di apartemen tersebut lewat salah satu aplikasi online. Karena hal itu, Dewi sempat bingung karena tidak memiliki tempat tinggal untuk menginap, padahal keesokan harinya mereka masih harus melihat satu kampus lagi.

Setelah berbagai drama yang mereka alami, Armand ternyata beruntung karena mendapatkan apartemen lain yang cukup nyaman bagi dirinya dan keluarga. "Alhamdulillah ini sudah sampai setengah 8. Ini keren lucu, mendadak baru tadi booking-nya di aplikasi. Alhamdulillah kita sekarang tinggal istirahat tidur, baru besok ke kampusnya satu lagi. Sekarang tidur dulu," kata Armand.

Meski begitu, Armand mengaku sempat curiga kepada pemilik apartemen yang membatalkan pesanan mereka bersamaan dengan pengumuman pemerintah tentang adanya virus corona di Indonesia. "Air BnB sudah lama booking, tiba-tiba dibatalin sepihak pada saat ada pengumuman Indonesia corona," ungkap Armand.

Namun anehnya ketika Armand mencoba meminta tolong temannya untuk memesan kamar di sana, pihak apartemen mengatakan masih ada ruang yang kosong di tempat tersebut. Armand menyebut pemilik apartemen membuat alasan bahwa pesanan sebelumnya berantakan dan tidak dapat dibersihkan. Padahal menurut Dewi, sebelumnya pihak apartemen sangat ramah dan memperbolehkan mereka untuk mengambil kunci kapan pun.

"Ya nggak tahu sih (alasan pembatalan), langsung saja dia kayak cari-cari alasan. Lucunya, yang mengantarkan kita itu mencoba memesan dari aplikasi ternyata apartemen itu bilang bisa. Alasannya sebelumnya bilang tidak bisa karena acak-acakan nggak bisa membersihkan, kelihatan banget cari alasan," pungkas Armand.

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts