Ini Penampakan Mengejutkan Paru-Paru Penderita Covid-19 yang Dilihat Dari Teknologi VR
AP Photo
Dunia
Pandemi Virus Corona

Ilmuwan yang menjadi Chief of Thoracic Surgery di George Washington University Hospital, Keith Mortman, bekerjasama dengan perusahaan Surgical Theatre untuk menciptakan tampilan VR paru-paru pasien Covid-19.

WowKeren - Pandemi virus corona (Covid-19) hingga kini masih menyebar ke berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 1 dari 6 pasien Covid-19 mengalami sakit parah, termasuk kesulitan bernapas dan menyebabkan pneumonia atau radang paru-paru akut.

Ilmuwan yang menjadi Chief of Thoracic Surgery di George Washington University Hospital, Keith Mortman, lantas melakukan pemindaian terhadap paru-paru penderita penyakit yang disebabkan oleh virus corona SARS-CoV-2 tersebut. Mortman sukses menggambarkan kondisi kesehatan paru-paru pasien tersebut dengan menggunakan teknologi VR (Virtual Reality).


Untuk membuat render tampilan VR, Mortman menggunakan pemindaian CAT (Computer Aided Tomography) atau CT scan dari pasien virus corona sebagai data yang sebenarnya. Pasien tersebut adalah seorang pria yang dirawat di George Washington University Hospital. Ia awalnya mengalami demam dan batuk hingga dinyatakan positif Covid-19.

"Jadi pasien ini adalah seorang pria berusia akhir 50-an, yang awalnya mengalami demam dan batuk seperti banyak orang lain," tutur Mortman dilansir KOKH Fox 25 pada Kamis (26/3) hari ini. "Dia datang ke rumah sakit terdekat dengan gejala pernapasan, namun terus berkembang cukup cepat, ke titik di mana dia harus diinkubasi dan memakai ventilator."

Tampilan VR dari paru-paru pasien tersebut diciptakan oleh Mortman dengan kerjasama sebuah perusahaan bernama Surgical Theatre. Secara mengejutkan, Covid-19 menunjukkan kerusakan yang luas di kedua paru-paru pasien.

"Sangat mengejutkan untuk melihatnya," ujar Mortman. "Karena tidak seperti varietas pneumonia yang mungkin mempengaruhi hanya satu bagian kecil paru-paru, atau tidak seperti flu biasa, apa yang Anda lihat dalam video ini sebenarnya adalah kerusakan luas pada paru-paru."

Dalam video tersebut, tampak bagian dasar paru-paru yang normal berwarna biru. Sedangkan bagian berwarna kuning dalam organ tersebut menunjukkan virus corona yang telah menyebar. Tanda warna kuning dalam video tersebut menunjukkan infeksi virus dan peradangan di paru-paru yang membuat banyak pasien Covid-19 mengalami sesak napas.

Menurut Mortman, gambaran paru-paru pasien Covid-19 ini bisa menjadi pesan kuat untuk masyarakat. Mereka dapat lebih memperhatikan bahaya penyakit Covid-19 ini.

"Ini benar-benar untuk mendidik mereka. Jadi bagi orang-orang di luar sana yang masih tidak mengindahkan peringatan, tidak tinggal di rumah, tidak mengambil tindakan pencegahan, tidak mencuci tangan," pungkas Mortman. "Saya benar-benar ingin mereka dapat melihat ini dan memahami kerusakan yang sedang terjadi dilakukan untuk paru-paru dan tingkat keparahan penyakit yang menyebabkan ini."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts