Tak Hanya di Tiongkok, Dokter Malaysia Juga Miris Hanya Bisa Lihat Anak Dari Jauh Karena Corona
Nasional
Pandemi Virus Corona

Seorang dokter asal Malaysia harus merasakan sedihnya tak bisa memeluk anaknya lantaran takut menularkan virus corona. Potret tersebut mengingatkan kita dengan pemandangan suster di Tiongkok yang hanya bisa memeluk jauh anaknya.

WowKeren - Dokter dan staf medis bekerja keras berada di barisan paling depan saat pandemi corona mengancam kesehatan orang-orang. Mereka pun dianggap paling rentan tertular Covid-19.

Para dokter dan staf medis ini memastikan bahwa pasien Covid-19 mendapatkan perawatan yang memadai. Hal tersebut pun membuat mereka kesulitan untuk pulang ke rumah dan bertemu keluarga.


Jikalau pun bertemu dengan keluarga, para petugas medis ini tetap harus menjaga jarak agar orang yang dicintainya tak terinfeksi. Seperti yang dilakukan oleh seorang dokter asal Malaysia ini.

Dalam foto yang diunggah oleh akun @JalalMisai di Twitter, dapat dilihat seorang pria yang berprofesi sebagai dokter yang bertemu dengan anak-anaknya, namun tidak bisa mendekat ataupun memeluknya. Sang dokter pun hanya bisa berdiri di luar pintu gerbang rumahnya.

Dokter tersebut, mengenakan masker dan hanya bisa memandangi sang anak dari kejauhan. "Sedihnya melihat ini. Ini cara seorang ayah (dokter yang merawat Covid-19) saat bertemu dengan anaknya. Hanya mampu melihat dari kejauhan," ujarnya.

Tak Hanya di Tiongkok, Dokter Malaysia Juga Miris Hanya Bisa Lihat Anak Dari Jauh Karena Corona

Twitter

"Anak-anak kecil ini juga berkorban untuk kita. Nggak bisa peluk ayah," sambungnya. "Hanya mampu melihat ayah dari jauh. Ya mereka juga berkorban."

Postingan tersebut lantas menjadi viral di Twitter. Tak hanya itu, para netizen pun merasa tersentuh dan tak sedikit yang sedih melihat momen menyayat hati tersebut.

"Sedih lihatnya mau peluk nggak bisa, khususnya buat anak itu. Ini resiko kerja di frontline. Semoga Allah memudahkan segalanya untuk mereka," komentar netizen.

"Semua termasuk cleaner, polis, askar, pekerja pasaraya pun... Aduh.. Kesian semua. Bekerja dgn risiko... Pray for them guys," kata netizen lainnya.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts