Staf 'Heart Signal 3' Diyakini Sebagai Bucin V BTS Gara-Gara Fakta Ini
TV

Salah satu staf 'Heart Signal' season 3 diyakini sebagai bucin V BTS karena beberapa pengaturan yang dilakukannya dalam acara ini. Penasaran seperti apa berita lengkapnya?

WowKeren - Channel A akhirnya menayangkan episode perdana "Heart Signal 3" pada Rabu (25/3). Dalam episode tersebut pemirsa mendapatkan temuan menarik. Pasalnya pemirsa dapat mendengarkan lagu latar belakang "Winter Bear" yang dinyanyikan oleh V BTS (Bangtan Boys).

Faktanya, ini bukan pertama kalinya lagu V ditampilkan di "Heart Signal 3". Di musim sebelumnya, lagu "O'Clock" juga dimainkan sebagai musik latar. Diketahui bahwa lagu "O'Clock" adalah bagian dari perayaan ulang tahun keempat BTS yang diproduseri oleh V dan RM (Rap Monster).

Karena itulah ada banyak penggemar BTS yang beranggapan jika salah satu staf "Heart Signal" merupakan ARMY. Lebih khususnya, staf tersebut telah menjadi bucin (budak cinta) V BTS.

Twitter


"Heart Signal" sendiri merupakan reality show tentang delapan orang asing yang terdiri dari 4 pria dan 4 wanita yang tinggal bersama selama 30 hari di rumah yang sama (Signal House). Mereka diberi misi untuk mengirim SMS anonim pada orang lain di rumah tersebut setiap malamnya.

Selain kedelapan orang tersebut, ada juga panelis di studio yang berbagi cerita soal pengalaman dalam berkencan dan cinta. Mereka bertugas untuk mengomentari perkembangan yang terjadi di rumah tersebut dan mendeteksi kemungkinan calon pasangan.

Sementara itu, beberapa pemain "Heart Signal 3" belum lama ini terlibat kontroversi yang cukup rumit. Hal ini berawal dari sebuah postingan di komunitas online menuduh beberapa pemeran wanita di drama ini memiliki masalah di masa lalu. Seorang di antaranya pernah menjadi pelaku bullying hingga menyebabkan temannya keluar dari sekolah. Pemeran lainnya bahkan dituding memiliki koneksi dengan CEO Burning Sun, klub malam yang berkaitan dengan Seungri eks Big Bang.

Meski demikian, tim produksi membantah postingan tersebut setelah mengaku melakukan penyelidikan selama beberapa hari. Di sisi lain, salah satu penuduh mengkritik media karena telah menyatakan jika klaimnya salah. Dia bahkan rela menanggung segala gugatan hukum jika apa yang dikatakannya salah dan siap membuktikan kata-katanya. Tak hanya itu, dia bahkan menyebut Channel A telah membuat pernyataan dengan perspektif tidak lengkap.

(wk/eval)

You can share this post!

Related Posts