Pangeran Charles Disebut Serobot Antrean Tes Corona dan Diperlakukan Istimewa, Tim Dokter Buka Suara
Getty Images
Dunia
Pandemi Virus Corona

Beberapa pihak berspekulasi dan menyebut jika Charles mendapatkan perlakuan istimewa lantaran bisa menjalani tes COVID-19 tanpa mengantre dan mendapatkan hasilnya dengan sangat cepat.

WowKeren - Berita soal Prince of Wales, Pangeran Charles, yang dikonfirmasi positif terinfeksi virus corona (COVID-19) memang masih mengejutkan banyak pihak. Apalagi mengingat status ayah Pangeran William dan Pangeran Harry tersebut sebagai bagian dari anggota keluarga Kerajaan Inggris.

Namun di tengah berita ini, beberapa pihak turut berspekulasi dan menyebut jika Charles mendapatkan perlakuan istimewa lantaran bisa menjalani tes COVID-19 tanpa mengantre dan mendapatkan hasil tesnya dengan sangat cepat. Apalagi setelah pihak Clarence House menyatakan bahwa Charles segera menjalani tes setelah mengalami "gejala ringan".


Padahal, di Inggris sendiri tidak sembarang orang bisa melakukan tes COVID-19. Disebutkan bahwa hanya warga yang butuh penanganan darurat dan mengalami gejala parah yang boleh melakukan tes virus corona akibat kekurangan alat uji coba dan keterbatasan jumlah praktisi kesehatan.

Bukan hanya itu saja, menurut koresponden Kerajaan Richard Palmer, Clarence House menolak mengomentari apakah Charles dan sang istri, Camilla, menerima tes karena masalah kesehatan yang sudah ada sebelumnya. Alhasil, rumor ini pun makin berembus kencang.

Terkait merebaknya rumor ini, Kepala Medis Skotlandia, Dr. Catherine Calderwood, mengisyaratkan bahwa Charles mungkin memiliki masalah kesehatan mendasar yang membuat mereka lebih rentan terhadap virus. Hal ini diungkapkannya selama tampil di acara BBC Radio Scotland.

"Pemahamanku adalah ada alasan yang sangat bagus untuk Pangeran Charles dan istrinya untuk diuji," kata Dr. Calderwood, dilansir The Telegraph pada Jumat (27/3). "Jelas aku tidak akan dapat mengungkapkan hal lain yang aku tahu karena kerahasiaan pasien."

Menteri Kesehatan Negara Edward Argar juga membantah bahwa Charles menerima tes COVID-19 karena status Kerajaannya. Berbicara kepada Sky News, dia berkata, "Yang aku tahu adalah bahwa gejalanya, kondisinya, memenuhi kriteria itu (untuk dites). Prince of Wales tidak melewati antrean," kata Argar.

Sementara itu, saat ini Pangeran Charles tengah menjalani isolasi di Skotlandia. Sedangkan sang istri, Camilla, juga ikut menjalani isolasi meskipun hasil tes COVID-19 sang Duchess of Cornwall dinyatakan negatif.

"Camila, Duchess of Cornwall, juga menjalani tes tapi dia dinyatakan negatif," kata pihak Clarence House. "Pangeran dan Duchess masih menjalani isolasi di rumah di Skotlandia."

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts