Keluarga Terdampak Corona 'Digaji' Gubernur Jabar Rp 500 Ribu per Bulan, Ini Asal Anggarannya
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku bahwa pihak yang menerima bantuan sebesar Rp 500 ribu per bulan ini diperkirakan mencapai 1 juta kepala keluarga (KK). Bantuan akan diberikan selama wabah corona.

WowKeren - Pandemi virus corona (Covid-19) semakin meluas di Indonesia. Pada Kamis (26/3) kemarin, terdapat tambahan 103 kasus sehingga total ada 893 pasien yang positif terjangkit Covid-19 di Indonesia.

Para Kepala Daerah di Indonesia pun mengambil kebijakan baru untuk menghadapi pandemi ini. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil misalnya, menyebut pihaknya akan memberikan "gaji" alias bantuan tunai kepada keluarga terdampak corona.


Gubernur yang akrab disapa Kang Emil tersebut akan memberikan bantuan sebesar Rp 500 ribu per kepala keluarga (KK) setiap bulan selama pandemi masih berlangsung. "Jadi kami gerak cepat, kalau tidak ada halangan mulai kita salurkan minggu depan," terang Kang Emil di Gedung Sate, Kota Bandung, pada Kamis (26/3).

Menurut Kang Emil, bantuan yang diberikan oleh pihaknya ini berbeda dengan kartu sembako dari pemerintah pusat. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar disebut Kang Emil lebih berfokus pada masyarakat rawan miskin karena virus corona.

Meski demikian, Kang Emil mengungkapkan bahwa bantuan Rp 500 ribu tersebut tak semuanya diberikan dalam bentuk tunai. Ia menjelaskan bahwa dua per tiga dari nilai bantuan tersebut adalah sembilan bahan pokok (sembako).

Nantinya, tutur Kang Emil, pihak yang menerima bantuan ini diperkirakan mencapai 1 juta KK. Kang Emil juga mengaku telah mendapat hasil kajian dari tim Universitas Padjadjaran dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

Kang Emil juga menjelaskan asal anggaran bantuan tersebut. "Dari mana anggarannya? Itu sesuai arahan presiden menghemat perjalanan dinas, menggeser peruntukan dana desa, proyek yang tidak signifikan, percepatan subsidi," ungkap mantan Wali Kota Bandung tersebut.

Lebih lanjut, Kang Emil juga meminta agar seluruh kepala daerah di Jabar untuk memberikan bantuan tambahan kepada warga terdampak Covid-19. "Kami imbau di 27 kota kabupaten ikut memberikan tambahan sesuai dengan kemampuan. Jadi seharusnya yang diterima warga bisa lebih dari Rp 500 ribu," ujar Kang Emil.

Tak hanya memberikan bantuan tunai dan sembako, Kang Emil juga mengaku telah menyiapkan menyiapkan program padat karya untuk menghadapi gelombang pengangguran imbas corona. "Untuk tahap kedua ada Rp 13 triliun yang akan kita gunakan untuk padat karya. Yaitu melakukan proyek-proyek padat karya sehingga warga yang jadi pengangguran setelah tanggap darurat akan dipekerjakan pemerintah," pungkasnya.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts