WNI di India Paksa Minta Evakuasi Karena Corona, Ini Jawaban Kemenlu
AP Photo
Nasional
Pandemi Virus Corona

Rombongan wisatawan Indonesia di India sempat menulis surat permintaan untuk dievakuasi dengan menggunakan pesawat Hercules. Disisi lain, Kemenlu memberikan jawaban tegas atas permintaan tersebut.

WowKeren - Baru-baru ini, netizen dikejutkan dengan kabar sejumlah WNI yang terjebak usai India melakukan lockdown demi menghindari penularan virus Corona. Akun Facebook Ebbie Vebri Adrian mengungkap kalau rombongan WNI yang terjebak itu ternyata pergi ke India dengan alasan piknik.

Yang mengejutkan, WNI yang ikut rombongan liburan ke India itu menuliskan surat terbuka. Isinya meminta agar pihak pemerintah Indonesia mengevakuasi mereka dengan naik pesawat Hercules.


"Diberikan tempat tinggal sementara hingga ada kejelasan kapan mereka dapat dipulangkan ke Indonesia. Permohonan disediakan jatah makan tiga kali sehari. Penjemputan oleh TNI dengan Pesawat Hercules seperti penjemputan WNI di Wuhan," demikian keterangan di surat tersebut.

WNI

Sumber: Facebook

Postingan tersebut membuat sejumlah pihak jadi gemas. Mereka melontarkan sindiran pada biro travel sekaligus wisatawan WNI yang ngotot ke India meski Corona mengancam.

"Di saat semua negara waspada Corona termasuk Indonesia. Dan ada lho rombongan warga +62 yg masih jalan2 ke India trus gak bisa pulang.. Lalu kirim surat ke kedutaan Indonesia di New Delhi," kata Ebbie. "Isinya minta kirim pesawat Hercules.. minta makan 3x sehari buat rombongannya dan tempat tinggal. 2 jam lewat Tour Leadernya masih aja tik tok’an disana.. Joget india 🤦🏻‍♂️🤦🏻‍♂️Kalo elo jadi dubes apa yg elo lakuin..? Kalo gw, kirim pulang mereka pake sampan biar dimakan hiu di samudera Hindia..!!"

WNI

Sumber: Facebook

"Sudah minta tolong, pakai rincian lagi! Itu namanya merampok!" seru netter lainnya. "Emng siapa mrk minta dijmput pke Hercules? Mending jmput alat2 medis ketahuan manfaatnya.. Enak aj ,,Cuihhh," serang netter.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Teuku Faizasyah mengungkap pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia di Indonesia sudah mengontak rombongan tersebut. Menurut Teuku, KBRI mengupayakan agar WNI tetap berada di dalam hotel selama masa lockdown di India.

"Dubes RI di India infokan bahwa KBRI sudah ada kontak dengan mereka dan memfasilitasi termasuk mengupayakan dengan pihak hotel agar mereka tidak disuruh keluar saat lockdown berlangsung," kata Faizasyah pada Kompas.com. "KBRI memberi bantuan pada WNI di tengah segala keterbatasan. Agar WNI di India terperhatikan."

Meski begitu, Faizasyah berharap WNI yang terjebak maklum dan tidak mengajukan permintaan yang tidak masuk akal. "KBRI menggarisbawahi kesiapan memberi bantuan pada WNI di India di tengah segala keterbatasan. Artinya ada hal-hal yang masih bisa dibantukan, ada yang tidak bisa. Sebagai pelancong mereka perlu membicarakan dengan pihak travel bagaimana cara kepulangan ke Tanah Air. Perlu dimaklumi, pemerintah sebelumnya sudah mengimbau travellers asal Indonesia untuk menyegerakan kembali ke Tanah Air mengingat banyak negara yang berpotensi menerapkan lockdown," ujar Faizasyah.

Sementara itu, sejauh ini total WNI yang terjebak di India mencapai 30 orang. Dengan rincian di New Delhi 15 orang, Uttarakhand 1 orang, Rajasthan 2 orang, Punjab 1 orang, Uttar Pradesh 1 orang, West Bengal 3 orang, Goa 1 orang, Mumbai 1 orang, Andhra Pradesh 1 orang, Kerala 2 orang, dan Maharastra 2 orang.

(wk/riaw)

You can share this post!

Related Posts