Mbah Mijan Tak Percaya Covid-19 Hanya Wabah Semata, Ungkap Teori Konspirasi Ini
Instagram
Selebriti

Belum lama ini, Mbah Mijan kembali memberi tanggapan tentang virus corona yang sedang mewabah. Menurut Mbah Mijan, wabah Covid-19 ada turut campur dari pihak tertentu.

WowKeren - Korban yang terjangkit virus corona alias Covid-19 semakin hari kian bertambah. Di Indonesia, sudah ada lebih dari seribu orang yang terbukti positif terjangkit Covid-19, serta puluhan di antaranya meninggal dunia.

Masyarakat dunia maupun Indonesia pun masih terus berharap wabah Covid-19 akan segera berakhir, sehingga bisa kembali beraktivitas dengan normal. Paranormal Mbah Mijan pun beberapa kali mengungkapkan hasil penerawangannya mengenai Covid-19.


Belum lama ini, Mbah Mijan mengaku tak percaya bahwa Covid-19 hanya wabah semata karena ada campur tangan pihak tertentu. Melalui pernyataan yang ditulis di Twitter pada Kamis (26/3), Mbah Mijan tampak mencurigai keterlibatan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dalam wabah Covid-19.

"Roche dan Trump telah kecolongan, alat test diagnosa corona ternyata kurang diminati," bunyi cuitan Mbah Mijan. "Hati-hati, plan A, Plan B, Plan C, Plan D, telah disusun rapi sedemikian rupa, dengan catatan 'Mereka Harus Jadi Pemenangnya'. Saya menduga, Trump and the Genk memproduksi 3 in 1 Virus."

Photo-INFO

Twitter

Lebih lanjut, Mbah Mijan juga menyebut Trump sudah gagal dalam perang dagang melawan Rusia dan Tiongkok, sehingga membuat rencana baru melalui wabah Covid-19. Meski Covid-19 awalnya muncul di Wuhan, Tiongkok.

"Kegagalan Trump dalam upaya melumpuhkan Rusia dan China lewat perang dagang, mengakibatkan bocah tua itu harus melakukan Plan B," sambung Mbah Mijan. "Saya adalah orang yang masih belum percaya bahwa Virus adalah semata-mata wabah, sebab sejarah dunia mencatat tentang Virus dari masa ke masa!!!"

Tak hanya itu, Mbah Mijan mencurigai adanya propaganda memakai Covid-19 untuk menyalurkan rasa puas Amerika dalam melumpuhkan dunia. Paranormal berusia 35 tahun ini pun menyebut Indonesia bisa saja menjadi sasaran jika belum siap.

"Apa tujuan Konspirasi? Konspirasi dan Propaganda bukan semata-mata tentang keuntungan atau misi kekuasaan, ada yang lebih gila, yaitu rasa frustasi dan kepuasan. Melihat suksesnya Corona melumpuhkan dunia, bisa saja membuatnya puas dan nagih lagi, lagi, dan lagi!" tutur Mbah Mijan. "Fakta, Amerika nafsu abis ingin mengganti status negara berflower Indonesia jadi status negara maju. Jika itu terjadi di waktu yang belum siap, dampaknya lebih dari Corona."

(wk/evaa)

You can share this post!

Related Posts