Heboh Kabar Pemerintah Beri Kompensasi Corona Rp 1.350.000/bulan, Begini Faktanya
Getty Images
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Memang benar jika Presiden Joko Widodo alias Jokowi akan memberikan dana tunai kepada masyarakat. Namun hingga kini belum ada ketentuan lebih lanjut mengenai berapa besaran dana yang akan diberikan.

WowKeren - Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui media sosial Instagram meluruskan berita terkait pemberian dana tunai oleh pemerintah. Melalui Instagram pada Sabtu (28/3), Dinas komunikasi dan Informatika Jawa Timur mengunggah sebuah pesan.

Pesan tersebut berisi keterangan jika mulai Kamis (26/3) pemerintah akan memberikan uang sebesar Rp 1.350.000 kepada tiap-tiap warga negara. Uang tersebut sebagai bentuk kompensasi penyebaran COVID-19 yang mengharuskan masyarakat untuk tetap tinggal di rumah. Bantuan tersebut, dalam pesan itu disebut akan diberikan setiap bulan.


Dinas Komunikasi dan Informatika menegaskan jika info tersebut tak lebih dari kabar hoaks. Memang benar jika Presiden Joko Widodo alias Jokowi akan memberikan dana tunai kepada masyarakat. Bantuan Langsung Tunai atau yang akrab dikenal dengan istilah BLT ini akan diberikan pada masyarakat miskin.

Hal itu sebagaimana dikemukakan oleh Sekretaris Menko Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso. Adapun tujuan dari kebijakan ini adalah untuk menjaga daya beli masyarakat.

Kendati demikian, hingga saat ini Pemprov Jatim menyebut jika masih belum ada keterangan lanjut terkait berapa besarannya bantuan yang diberikan.

"Dulur (saudara) Jatim hati-hati dengan dua jenis berita tidak benar: hoaks dan disinformasi yang bertebaran di dunia maya," tulis Pemprov Jatim dalam caption Instagram. "Apabila dulur menemukan info yang masih belum jelas fakta atau hoaks, bisa melakukan pengecekan pada link: infocovid19.jatimprov.go.id."

Selain untuk menjaga daya beli masyarakat, pemerintah juga berupaya agar tidak terjadi gelombang PHK di tengah merebaknya virus corona ini. "Saat ini ingin fokus menjaga 2 hal, daya beli masyarakat dan sektor masyarakat di korporasi. Menjaga kelangsungan usaha dan mengurangi PHK," kata Susiwijono seperti dilansir CNBC Indonesia, Sabtu (28/3).

Tak hanya itu, ia menyebut jika Jokowi juga akan memberikan bantuan sosial kepada para pekerja informal. "Tak hanya itu, pekerja harian yang ada di mall. Kami akan menghubungi APPBI, untuk mendapatkan BLT dalam meningkatkan daya beli," tuturnya.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts