Baru Sehari PSBB Berjalan Untuk Tangkal Corona, 'Wajah' KRL Pagi Ini Jadi Sorotan
Nasional
PSBB Corona

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) didampingi darurat sipil menjadi langkah yang ditempuh Presiden Joko Widodo untuk mengurangi angka penyebaran wabah virus Corona.

WowKeren - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan darurat sipil menjadi opsi yang ditempuh pemerintah dalam mengatasi wabah virus Corona yang kian ganas di Inodnesia. Seperti diketahui, sampai kemarin (31/3) sudah ada lebih dari 1.500 pasien positif COVID-19 di Indonesia.

"Saya minta kebijakan pembatasan sosial berskala besar, physical distancing dilakukan lebih tegas, lebih disiplin, dan lebih efektif lagi," tegas Jokowi, dilansir dari Kompas. "Sehingga tadi sudah saya sampaikan, bahwa perlu didampingi adanya kebijakan darurat sipil."


"Dalam menjalankan kebijakan pembatasan sosial berskala besar saya minta agar segera disiapkan aturan pelaksanaan yang jelas sebagai panduan provinsi kabupaten dan kota sehingga mereka bisa bekerja," imbuhnya menegaskan.

Namun nyatanya baru sehari sejak ditetapkan, situasi masih belum berubah banyak. Seperti diungkapkan oleh seorang warga daerah Jabodetabek yang melaporkan kondisi terkini di sebuah kereta rel listrik atau commuter line (KRL).

"Pagi ini. 6.15 dari sta. Depok baru ke Jkt," cuitnya pada Rabu (1/4) pagi. "Wew @DKIJakarta @aniesbaswedan @CommuterLine mau jaga jarak gmn."

Baru Sehari PSBB Berjalan Untuk Tangkal Corona, \'Wajah\' KRL Pagi Ini Jadi Sorotan

Twitter

Tampak di foto itu suasana dalam KRL yang begitu penuh. Memang tak berdesakan seperti biasanya, namun jeda antar penumpangnya nyaris tak ada. Baik yang duduk maupun berdiri terlihat dalam posisi berdekatan satu sama lain.

Memang para penumpang terlihat mengenakan masker dan tak tampak berbincang satu sama lain. Namun tetap saja pembatasan sosial dan jarak dalam skala besar yang ditetapkan pemerintah tak terimplementasi di sini.

Pihak KRL pun memberikan tanggapan mereka soal kejadian ini. Pihak KRL mengklaim tak bisa berbuat banyak selain mengimbau agar penumpang memilih jam keberangkatan selanjutnya apabila dirasa terlalu sesak.

"Selamat Pagi. Kami berharap masyarakat khususnya rekan commuters, dapat bekerjasama dan saling mengingatkan sesama pegguna untuk menjaga jarak," cuit KRL. "Kami menghimbau apabila Kereta sudah tampak mulai padat, pengguna sebaiknya mempertimbangkan untuk naik Kereta selanjutnya, tks."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts