Berbagi Kisah, Penyintas Corona di Semarang Ungkap 1 Kunci Kesembuhan Penyakitnya
Nasional
COVID-19 di Indonesia

4 pasien positif COVID-19 yang telah sembuh di Semarang membagikan pengalaman mereka kala melawan penyakit tersebut. Ternyata ada 1 kunci kesembuhan penting yang terungkap, seperti berikut ini.

WowKeren - Laju kasus positif COVID-19 di Indonesia memang cukup menyita perhatian. Jumlah kasus itu bertambah dengan cepat setiap harinya, dengan kekhawatiran kasus "tersembunyi"-nya masih dalam jumlah besar.

Namun di tengah laju pertambahan kasus positif itu, ada beberapa kisah bahagia di dalamnya. Tentu tak lain adalah pasien-pasien positif yang telah dinyatakan sembuh.


Diantaranya adalah 4 pasien di Semarang, Jawa Tengah yang dinyatakan sembuh pekan ini. Mereka pun kemudian berkenan membagikan pengalamannya selama berkutat dengan penyakit tersebut.

Seperti misalnya Muyin, pemuda asal Rembang, yang terinfeksi COVID-19 usai pulang bekerja sebagai buruh proyek di Bali. "Pulang dari Bali, sampai rumah badan saya terasa panas dingin, batuk, dan napas terasa sesak," jelasnya dalam konferensi pers di RSUD KRMT Wongsonegoro, Semarang, Selasa (31/3).

"Dibawa ke RS di Rembang, tidak bisa menangani," imbuhnya. "Terus dirujuk ke RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang."

Beda lagi dengan pasien bernama Sutan Baiti asal Kendal. Perawat itu tertular COVID-19 usai kontak dengan pasien positif lain di RS Colombia Semarang.

"Awalnya memang enggak terasa apa-apa, cuma pilek saja dan tenggorokan enggak enak," tuturnya. Namun kekhawatiran dapat menularkan virus ke keluarga dan kerabat membuat Sutan berinisiatif memeriksakan diri dan berakhir dengan perawatan di ruang isolasi.

Sedangkan penyintas lain, Lastri mengaku tertular usai pulang dari Bali. Sementara penyintas terakhir, Risa, tertular COVID-19 ketika mengikuti pameran UMKM Nasional yang mengharuskannya bertemu banyak orang.

Keempatnya pun kemudian diisolasi, dirawat total di RSUD KRMT Wongsonegoro, Semarang. Lastri menuturkan pihak medis selalu memberikan pengobatan terbaik untuk mereka. Namun yang begitu membuatnya terenyuh, tim medis, di tengah rasa lelah yang mendera, tetap bisa memberikan pasien semangat agar bisa melawan virus Corona.

"Selama diisolasi di sini, kami istirahat total. Semua perawat selalu memberi semangat. Teman-teman dan keluarga juga selalu menguatkan kami," ungkapnya. "Sekarang sudah merasakan sehat, tulang-tulang juga sudah nggak sakit lagi. Cuma tambah gemuk."

Namun Lastri menuturkan, ada satu hal yang menjadi kunci utama pengobatan pasien COVID-19. Yakni dari segi makanan yang dikonsumsi serta pola hidup yang diterapkan.

"Kuncinya hidup sehat, makan makanan sehat, sayur, vitamin, dan dibuat gembira," tuturnya, tak melepaskan senyumannya. "Saya sangat berterimakasih kepada para perawat dan dokter di sini yang membuat kami kembali sehat."

Pihak rumah sakit pun memastikan akan terus memantau kesehatan keempatnya. "Tingkatkan daya imun, jangan panik, jaga daya tahan tubuh, makan sehat, dan sering cuci tangan," tegas Direktur RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang, Susi Herawati.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts